Marak Wabah Difteri, Waspadai Penggunaan Trompet

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Direktur rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Darsono Kabupaten Pacitan, dr Iman Darmawan mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi putra-putrinya, seiring maraknya penjualan trompet saat malam pergantian tahun. Imbauan itu ia tegaskan berkaitan dengan instruksi Menteri Kesehatan akan masifnya serangan difteri di beberapa daerah.

"Di Pacitan memang baru sebatas suspect. Namun upaya-upaya preventif perlu kita lakukan, terutama pada anak-anak," ujarnya, Jumat (29/12).

Menurut mantan Kepala UPT Puskesmas Donorojo ini, trompet berpotensi menjadi media penyebaran virus difteri. Apalagi bila terjadi percikan ludah dari penderita pada ujung trompet, sementara sedo membran dari si peniupnya rapuh.

"Kondisi seperti‎ ini sangat berpotensi tertular virus difteri tersebut. Bukanya tak boleh membeli ataupun meniup trompet saat malam pergantian tahun, akan tetapi perlu adanya kewaspadaan dini. Artinya, baik penjual ataupun pembeli trompet diharapkan mempergunakan pengaman untuk bagian yang ditiup," katanya.

"Sebab sekali lagi, percikan ludah sangat berpotensi menjadi media‎ penularan," tandasnya. (yun/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: