Staf DPRD Surabaya Bawa Narkoba, Polisi Lakukan Pendalaman

Staf DPRD Surabaya Bawa Narkoba, Polisi Lakukan Pendalaman

SURABAYA-HARIAN BANGSA

Polisi masih melakukan pendalaman terkait penangkapan staf DPRD Kota Surabaya yang kedapatan membawa sabu-sabu. Penegasan itu disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta Kapolrestabes Surabaya.

Untuk menetapkan sebagai pelaku, polisi masih mencari beberapa saksi pendukung, hingga saat ini Polsek Genteng yang dibantu Mapolrestabes Surabaya, terus melakukan penyidikan. Penangkapan staf Sekwan DPRD itu sendiri menimbulkan pro dan kontra.

Staf Sekwan DPRD Surabaya, Subagio beranggapan saat penangkapan dirinya merasa dijebak polisi. Juga saat awal penangkapan, polisi secara langsung melakukan pemeriksaan terhadap helm yang dipergunakan Bagio.

Namun keterangan Kapolretabes beda,selama penangkapan yang dilakukan anggota Polsek Genteng sudah memenuhi standar operasional. Berawal pengeledahan disekitaran baju dan celananya ternyata tidak ditemukan sabu-sabu. Kemudian dilanjutkan di jok motor yang dikendarainya juga tidak ditemukan. Namun saat helm yang dipergunakan akan diperiksa, Bagio mencoba mempertahankan.

"Pelaku sempat mempertahankan helm miliknya saat akan diperiksa, sehingga anggota curiga melakukan pengeledahan secara paksa dan kita temukan sabu", terang Setija Junianta.

Akhirnya ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu berat kurang lebih 0,8 gram yang berada disela-sela spon helm. Selama pemeriksaan Bagio tidak mengakui bahwa sabu itu miliknya. Berikut juga tes urin yang dilakukan ternyata keluar hasil negatif yang artinya tubuh pelaku tidak tercemar narkoba.

Sementara ini, jajaran Polrestabes Surabaya kesulitan mencari saksi pendukung kecurigaan pelaku adalah kurir (pengantar narkoba). "Memang saat kita tes hasilnya negatif, namun masih kita lakukan pengembangan bahwa dugaan pelaku adalah kurir narkoba", tambah Setija.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Staf DPRD Surabaya Bawa Narkoba, Polisi Lakukan Pendalaman