Rumah Konsulat Filipina Dikirimi Paket Mencurigakan

SURABAYA (BangsaOnline) - Warga Perumahan Wisma Mukti, Blok G/35, Surabaya, Jawa Timur dikejutkan kiriman paket bertuliskan huruf arab dengan bunyi Innalillahi wa Innailaihiroji'un, Senin (11/8). Paketan tanpa alamat jelas itu diduga berisi bom yang dikirimkan ke alamat rumah Konsul Filipina di Surabaya, Edy Surohadi.

Menurut Satpam Perumahan Wisma Mukti, Budiono, kali pertama paketan yang diduga bom itu, diterima pembantu Edy, sekitar pukul 11.00 WIB.

"Diketahuinya pukul 11.00 WIB, tadi. Pembantu rumah yang nerima kiriman paket itu dari ekspedisi. Tapi karena tidak tertulis alamat jelas, si pembantunya gak berani masukkan rumah, nunggu majikannya pulang," terang Budiono.

Dan baru sekitar pukul 17.00 WIB, Edy, sang majikan pulang dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian.
"Di paketan itu ada tulisan arab-nya. Tulisannya berbunyi Innalillahi wa Innailahiroji'un. Katanya paketan itu dikirim dari Jakarta," lanjut dia.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Sukolilo yang mendapat laporan, langsung meluncur di TKP. Sekitar pukul 17.30 WIB, mereka tiba di lokasi dan memasang garis polisi.
Sementara Nur, pembantu Edy mengatakan, paketan yang dikirim disertai surat ancaman.

"Kardusnya bulat, ukurannya sekitar segini (30 cm). Tidak ada alamatnya. Ada ancaman meminta tebusan uang," kata Nur berusaha mengukur besar paketan dengan tangannya.

Sementara pantauan di lapangan, Tim Gegana Polda Jawa Timur langsung menuju TKP dan bekerja menyiapkan seluruh perlengkapannya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: