Bagaimana Menemukan Tuhan dalam Kebudayaan

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Setiap kebudayaan memiliki dimensi hubungan antarmanusia dan hubungan antara manusia dengan zat yang maha. Zat yang maha tersebut memiliki terjemahan sangat luas dan beragam dalam setiap kebudayaan manusia tersebut.

"Namun pada dasarnya, semua terjemahan mempresentasikan bahwa dalam hidup manusia terdapat 'pihak' lain yang menjadi sumber keberadaan manusia tersebut, serta yang memiliki kemampuan dan kekuasaan yang melebihi kemampuan dan kekuasaan manusia," ujar Ketua DPD Partai Golkar Pacitan Effendi Budi Wirawan (EBW) saat memberikan interprestasi terhadap arti sebuah kebudayaan, Senin (13/11).

Sesuatu yang melebihi sifat natural, lanjut dia, yang kemudian sering diinterpretasikan dengan supernatural. Perjalanan manusia melalui budaya untuk menemukan sisi supernaturalnya kemudian melembaga dalam aliran kepercayaan/iman yang pada tahapan kelompok budaya tertentu mewujud dalam Agama.

"Dalam lembaga dan wujud itulah selanjutnya yang supernatural disebut dengan Tuhan. Menemukan konsep ketuhanan dalam setiap kebudayaan tidak pernah terlepas dari interaksi manusia dengan kekuatan supernatural yang datang atau turun melalui tokoh ataupun personal tertentu," beber politikus berlatarbelakang pengusaha ini. (yun/rd)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: