Nasib Tak Jelas, Perekonomian Warga Eks Lokalisasi Semampir Kediri Lumpuh

Nasib Tak Jelas, Perekonomian Warga Eks Lokalisasi Semampir Kediri Lumpuh

KEDIRI (bangsaonline) - Rencana alih fungsi dan program yang ditawarkan oleh Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur terhadap warga penghuni Eks Lokalisasi Semampir belum berjalan. Kondisi ini membuat warga resah. Sebab, dengan adanya penjagaan ketat oleh aparat kepolisian, roda perekonomian mereka lumpuh.

Sejumlah warga bahkan mengaku mulai menjual barang-barang miliknya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Mengingat, sejumlah warga yang tinggal di kawasan lokalisasi bawah Jembatan Semampir ini nganggur dan aktivitas jual beli kini sepi

"Pemerintah Kota Kediri tidak bertanggung jawab atas kebijakan yang diterapkan. Seharusnya, pemerintah daerah memberikan bantuan dan menanggung biaya hidup sebelum ada alih profesi.Kalau kondisi ini dibiarkan,masyarakat di kawasan eks lokalisasi banyak yang stres," ujar Samar, salah seorang warga kepada sejumlah wartawan, Jumat (8/8).

Sejak Pemkot Kediri mengerahkan sebanyak 50 orang personil gabungan dari Polres Kediri Kota, TNI dan Satpol PP untuk menjaga pintu masuk dan keluar lokalisasi, aktivitas warga seakan dibatasi. Mereka kebingungan mencari penghasilan. Karaoke sebagai satu-satunya sumber ekonomi warga kini sepi tanpa pengunjung.

Hal senada juga diungkapkan oleh Agus Karyono,tokoh masyarakat di Kelurahan Semampir. Menurutnya, untuk urusan makan warga kawasan eks lokalisasi selama penjagaan aparat dan penutupan eks lokalisasi ini seharusnya menjadi tanggung jawab Pemkot Kediri. Tidak boleh pemkot menerapkan kebijakan tanpa memperhatikan kebutuhan warga setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Kediri berencana menutup total Lokalisasi Semampir. Pemkot sedang mencari solusi untuk mengatasi persoalan sosial yang timbul, paska penutupan. Pemkot telah mengalokasikan anggaran untuk alih profesi para Pekerja Seks Komersial (PSK) dan mucikari, diantaranya dengan pemberian ketrampilan menjahit.

Sementara itu, di pintu masuk dan keluar lokalisasi kini dijaga ketat oleh puluhan aparat gabungan. Petugas melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kembalinya para PSK usai dipulangkan pada ramadan kemarin. Penjagaan akan dilakukan hingga bulan Desember 2014 mendatang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Nasib Tak Jelas, Perekonomian Warga Eks Lokalisasi Semampir Kediri Lumpuh