NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Sebagai wisata alam dan bentuk kearifan lokal yang patut dilestarikan, Air Terjun Sedudo yang berada di lereng gunung Wilis, tepatnya di Desa Nagaliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk mengadakan prosesi siraman.
Tradisi ini digelar setiap tahun, tepatnya di Bulan Suro. Prosesi siraman ini dipercaya masyarakat Nganjuk dapat menjaga penampilan agar tetap awet muda.
Untuk tahun ini, prosesi siraman dihadiri oleh Wakil Bupati Nganjuk KH Abdul Wachid Badrus, Ketua DPRD, Dandim 0810, Kapolres, Kajari, dan Forpimda, Serta seluruh camat di Kabupaten Nganjuk.
"Dalam era millenium saat ini, berbagai bentuk informasi sangatlah cepat diterima masyarakat. Bahkan saat ini kegiatan yang sedang berlangsung sudah bisa diketahui dari luar lokasi Sedudo. Saya harap percepatan informasi bisa diberengi dengan, pencapaian perbaikan lokasi agar para pengunjung lebih sering datang,” kata pria yang akrab disapa Gus Wachid ini, Kamis (05/10).
“Pesan saya, jaga dan lestarikan keasriannya, agar Air Terjun Sedudo sebagai Ikon Nganjuk tetap menjadi kawasan Wisata kebanggaan masyarakat Nganjuk,” terangnya.
Ditegaskan Gus Wachid, saat ini pemerintah sedang gencar merenovasi tempat-tempat wisata yang ada di lereng gunung Wilis, salah satunya air terjun sedudo. "Saat ini kami tengah membangun spot foto yang nantinya bisa dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan momen," pungkasnya. (bam/rev)





