Pemadaman api yang menghabiskan tanaman tebu.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ladang tebu 4 hektare dekat perkampungan padat penduduk, di Kelurahan Lawangan Daja, Pamekasan, hampir ludes terbakar, Senin (25/9).
Kebakaran yang terjadi pagi hari sekitar pukul 07.00 wib itu belum diketahui penyebabnya. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
BACA JUGA:
- Diduga Gegara Puntung Rokok, Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pamekasan Ludes Terbakar
- Pengurus Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Dalam Kebakaran Ponpes Miftahul Ulum, Kerugian Capai Rp2 M
- Kebakaran Hebat Hanguskan Asrama Ponpes Al-Miftah Panyeppen, 400 Santri Dipulangkan
- Kamar Terbakar Diduga Akibat Puntung Rokok, Lansia di Pamekasan Tewas Terpanggang
“Sebelumnya kebakaran lahan tebu sering terjadi dan disinyalir ada unsur kesengajaan,” ujar Budi Cahyono, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan.
Selain petugas damkar, BPBD, upaya pemadaman lahan tebu di Kelurahan Lawangan Daya juga dibantu dari kepolisian Polres Pamekasan dan TNI dari Kodim 0826 Pamekasan.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Pamekasan, Kompol Sarpan memimpin langsung pemadaman api. “Ayo cepat, jangan sampai kobaran api yang di sana mendekati perkampungan warga,” Teriak Sarpan memberikan Komando kepada anak buahnya.
Kepulan asap membumbung tinggi sempat membuat warga resah, mereka khawatir kobaran api sampai ke pemukiman warga. "Kami sangat takut, api makin lama makin besar takut sampai ke rumah kami," ujar seorang ibu warga Lawangan Daya.
Kobaran api akhirnya dapat dipadamkan setelah 5 jam petugas berjibaku dengan si jago merah. (err/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




