Ketua DPP Partai NasDem, Hasan Aminuddin (dua dari kanan) saat menutup turnamen tenis veteran Hasan Aminuddin Cup 2017 di lapangan tenis Kodam V Brawijaya. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Partai koalisi pendukung pemerintah menunjukkan kesolidannya dalam mengawal agenda politik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terbukti, partai-partai tersebut akan melakukan koalisi strategis dalam pilkada serentak tahun 2018, termasuk di antaranya Pilgub Jatim. Karena itu, NasDem sebagai salah satu partai pendukung pemerintah mensyaratkan Cagub Jatim mendatang adalah figur yang direstui Jokowi.
Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Willy Aditya menegaskan sikap politik NasDem adalah mendukung kembali pencalonan Jokowi dalam Pilpres 2019. Karena itu, dukungan yang diberikan kepada calon kepala daerah pada Pilkada 2018 juga dalam rangka mensukseskan agenda suksesi nasional pada Pilpres 2019.
BACA JUGA:
"Komitmen NasDem jelas mendukung pencapresan Pak Jokowi dalam Pilpres 2019. Karena itu, Cagub Jatim yang kami dukung adalah figur yang didukung Pak Jokowi tentunya," ujar politisi muda NasDem ini, Minggu (27/8).
Willy menambahkan, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan partai-partai pendukung pemerintah seperti Partai Golkar, Hanura dan PPP. Langkah itu dilakukan untuk membangun kesepahaman di antara sesama partai pengusung Jokowi.
Langkah komunikasi politik itu juga dalam rangka membangun koalisi strategis. Pasalnya, NasDem sadar tidak bisa mengusung calon sendiri di Pilgub Jatim karena hanya memiliki 4 kursi di Parlemen. Karena itu, perlu membangun koalisi untuk melengkapi syarat mengusung calon yaitu 20 kursi di parlemen jatim.
"Kalau NasDem berkoalisi dengan Golkar, Hanura dan PPP, maka totalnya 22 kursi. Sudah lebih dari cukup mengusung calon," tutur Willy.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




