SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Untuk melestarikan tradisi Megengan yang digelar menjelang bulan Ramadan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Taman, Sidoarjo, menggelar aksi Bersih-bersih Masjid, Musala dan Makam (BBM).
Aksi BBM ini di antaranya dengan membersihkan makam Desa Bebekan Kecamatan Taman, Kamis (25/5).
"Kegiatan ini merupakan implementasi dari nilai-nilai yang ada di Ansor sebagai garda ajaran Islam Nusantara," cetus Ketua GP Ansor PAC Taman, Ahmad Mudzakir dalam rilis yang dikirimkan ke BANGSAONLINE.com, Kamis (25/5).
Aksi BBM ini untuk mendorong kader Ansor, Banser dan warga guna melestarikan tradisi menjelang bulan Ramadan, yakni tradisi ziarah dan silaturahim kepada saudara dan kerabat, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat. Tradisi ini di masyarakat dikenal dengan nama Megengan.
Selain itu juga sebagai pesan untuk membersihkan hati dan pikiran menjelang Ramadan. "Sehingga kita nantinya di Bulan Ramadan bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusuk," tandas Ahmad Mudzakir.
Kata Mudzakir, selain bersih-bersih secara fisik, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar bersih-bersih secara batin. Khususnya yang ada di media sosial, yakni dengan menghentikal ujaran kebencian dan hujatan.
"Ramadan adalah bulan yang suci, mari ramaikan media sosial dengan pesan-pesan kebaikan," ungkap Mudzakir.
Selain kader Ansor dan Banser, aksi bersih-bersih makam Bebekan ini juga diikuti oleh warga desa setempat dan para pengurus Masjid Al Ikhsan Bebekan Taman. (sta/rev)




