Dewan : Anggaran BK Desa Nyleneh Belum Turun, Kok Proyek Sudah Rampung

Dewan : Anggaran BK Desa Nyleneh Belum Turun, Kok Proyek Sudah Rampung

MOJOKERTO (bangsaonline) – Program Bantuan Keuangan (BK) Desa tahun anggaran 2014 di Kabupaten Mojokerto menuai masalah. Kalangan DPRD setempat menemukan proyek BK Desa di Desa Kemiri

Kecamatan Pacet telah digarap kendati anggaran belum dikucurkan Pemkab.

Hal itu diketahui setelah Komisi C melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pelaksanaan program BK Desa. "Di Kemiri, ada BK Desa 2014 yang sudah dikerjakan terlebih dahulu," ungkap Muhamad Syaiku, anggota Komisi C DPRD setempat usai sidak.

Pihaknya menjelaskan, inspeksi didasarkan laporan yang masuk ke Dewan sebelumnya. Kemudian, dewan sidak ke sejumlah lokasi. Ternyata diketahui di Desa Kemiri terdapat proyek yang dikerjakan kendati anggaran belum sepenuhnya dikucurkan kepada pemerintah desa. "Setelah kami datangi. Ternyata, proyek baru enam hari yang lalu selesai dikerjakan," jelasnya.

Lebih lanjut, Saikhu mengaku memang belum mengkonfirmasikan kepada pihak-pihak terkait atas proyek BKD yang telah dikerjakan mendahului jadwal ini. Hanya saja, pihaknya telah mengantongi sejumlah data-data yang didapat dari lokasi. "Sesuai pengajuan, proyek itu berupa proyek jalan lingkungan yang anggarannya bersumber dana dari Bantuan Keuangan Desa," lanjut politisi Hanura ini.

Proyek BK Desa di Desa Kemiri Kecamatan Pacet dirupakan proyek jalan lingkungan. Anggarannya bersumber dari BK Desa sebesar Rp 400 juta. Proyek telah diajukan setahun sebelumnya. Dan, Desa Kemiri telah masuk dalam daftar penerima BK Desa tahun anggaran 2014.

Terkait temuan dewan ini, pihaknya akan membahas di tingkat Komisi. Sementara itu, Ketua Komisi C Heri Ermawan membenarkan adanya sidak terhadap sejumlah proyek yang bersumber dari Bantuan Keuangan (BK) Desa. Namun, pihaknya mengaku akan membahas tindak-lanjut temuan dengan anggota Komisi yang lain. "Temuan ini kami bahas dulu. Karena, kemarin masih sepotong-sepotong," ungkap politisi PKB ini.

Sedangkan sebelumnya, Kabag Pembangunan Bambang Sunarko menegaskan proyek BK Desa untuk tahun anggaran 2014 ini memang belum digulirkan. Lantaran, masih dilakukan penyesuaian atas perubahan aturan main berupa peraturan bupati (perbup). Namun, perbup baru saja dituntaskan pekan ini. "BK Desa 2014 belum ada yang dikucurkan," tandasnya.

Untuk diketahui, tak kurang 85 desa penerima BK Desa tahun 2014. Berdasarkan daftar penerima BK Desa 2014, anggaran keuangan bagi desa itu, dialokasikan kepada sebanyak 85 desa/dusun dari 17 kecamatan. Tiap desa/dusun diberikan gerojokan uang mulai Rp 50 Juta, Rp 70 juta, Rp 90 juta, hingga Rp 400 juta. Besarannya tiap desa bisa berbeda sesuai dengan pengajuan pembangunan infrastruktur yang disetujui pemkab setempat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dewan : Anggaran BK Desa Nyleneh Belum Turun, Kok Proyek Sudah Rampung