Sampai Kapan Pemerintah Biarkan Perempatan Duduksampeyan Macet?

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Kemacetan panjang terjadi di perempatan Jalan Duduk Desa Duduk Kecamatan Duduksampeyan, Selasa (25/4/2017) pagi. Kemacetan itu mengular hingga berkilo-kilo meter, baik mulai arah Surabaya (timur) maupun arah Lamongan (barat). Kemacetan itu dipicu kendaraan dari arah utara maupu selatan Desa Duduk yang saling serobot.

Kemacetan di jalan tersebut sudah terjadi selama puluhan tahun.

"Capek campur kesal kalau kendaraan akan melintas di perempatan Duduk, mesti terkena macet," keluh Askur, salah satu warga mengaku yang setiap harinya melintasi jalan Duduksampeyan kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (25/4/2017).

"Terlebih, pada saat hari masuk kerja setelah libur panjang. Banyak kendaraan besar dan kecil yang lewat dan sama-sama ingin cepat sampai tujuan atau tempat bekerja," tambahnya.

Ia pun mempertanyakan tindakan konkret dari pemerintah untuk mengatasi kemacetan perempatan Duduk yang telah terjadi bertahun-tahun. Sebab, menurutnya, pelebaran jalan Duduksampeyan yang dilakukan dengan cara membebaskan bangunan warga di kanan kiri jalan, ternyata tidak banyak membuahkan hasil.

"Terbukti, pasca jalan dilebarkan, perempatan Duduksampeyan hingga kini tetap macet. Kami meminta pemerintah melakukan upaya lain. Kasihan masyarakat tiap hari terkena macet," pintanya.

"Kami taat membayar pajak, karena itu kami memiliki hak untuk meminta pemerintah untuk mengatasi kemacetan jalan Duduk," sambungnya.

"Pemerintah kan bisa membangun fly over untuk mengatasi kemacetan jalan di perempatan Duduk," pungkasnya. (hud)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: