
Dari total 2 ribu lebih santri di Ponpes Mambaus Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar Gresik, ternyata ada sekitar 1.500 santri yang tidak menggunakan hak pilihnya. Sebab, mereka tidak mengantongi form A-5, mengingat sebagian besar berasal dari luar Gresik.
"Saat Pileg lalu ada TPS, tapi sekarang tidak ada TPS. Padahal, para santri khususnya perempuan tidak dapat keluar pondok bila tidak dijemput keluarga. Makanya, banyak yang tidak mencoblos," ujar Ustad Harris, kerabat pengasuh KH Masbuhin Faqih,Rabu (9/7/2014)
Ketua KPU Gresik Achmad Roni mengaku memang tidak menyediakan TPS di pondok, sebab TPS didasarkan DPT. Sedangkan, di ponpes tidak ada DPT, sehingga para santri bisa mencoblos dengan meminta form A-5 dari daerah masing-masing.



