Bondowoso Marak Gepeng, Satpol PP Berdalih Kekurangan Personel

Bondowoso Marak Gepeng, Satpol PP Berdalih Kekurangan Personel

BONDOWOSO (bangsaonline) - Maraknya gelandangan dan pengemis pada bulan Ramadan mulai meresahkan masyarakat terutama yang ada dipusat keramaian. Dengan dalih kekurangan personel, Satpol PP Bondowoso tidak bisa melakukan razia secara terus menerus.

Kasi Operasional Satpol PP Bondowoso Sumbrianto mengatakan, bulan Ramadan ini Satpol PP lebih banyak ditugaskan untuk mengawal pejabat maupun menjaga rumah dinas. Selain itu, menjelang PemiluPresiden, Satpol PP juga memiliki tugas rutin piket jaga di beberapa titik.

“Akibatnya, razia di lapangan hanya dilakukan kalau pengamanan pejabat longgar karena personelnya terbatas,” Ujar Sumbrianto saat ditemui wartawan kemarin.

Saat ini hanya ada 12 personel Satpol PP yang siap untuk melakukan razia. Padahal, mulai hari ke 4 puasa, terlihat sudah banyak gelandangandan pengemis di Bondowoso. Bahkan tidak jarang ada pengemis yang meresahkan masyarakat.

Sumbrianto mengatakan, banyaknya pengemis yang berkeliaran di Bondowoso dikarenakan kurangnya pembinaan yang dilakukan Dinas Sosial. Menurutnya, jika pembinaandilakukan dengan tepat, gepeng yang terjaring razia tidak akan kembali lagi ke lapangan.

Namun hal itu dibantah oleh Dinas Sosial. Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Bondowoso, Rusdiningsih Utami mengatakan, pihaknya telah melakukan pembinaan secaramaksimal kepada para gelandangan dan pengemis yang berhasil terjaring razia.

Ada banyak faktor mengapa gelandangan dan pengemis kembali kejalanan meski telah terjaring razia. Salah satunya karena jarangnya ada penertiban dan razia yang dilakukan oleh Satpol PP.

“Kita kan bekerjasama dengan Satpol PP, jadi mereka yang razia kita yang melakukan pembinaan. Kalau jarang ada razia, lalu siapa yang akan diberikan pembinaan. Kalau Dinsos tidak punya kewenangan untuk razia, itu tugas Satpol PP,”ujar Rusdiningsih.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak gelandangan dan pengemis mulai terlihat di pusat keramaian masyarakat seperti alun-alun kota, pasar induk, lampu merah, bahkan di daerah pertokoan. Namun, hingga saat ini belum terlihat ada Satpol PP yang merazia gepeng tersebut.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: