SURABAYA (bangsaonline) - Harian BANGSA lahir pada tahun 2000, di tengah persaingan ketat bisnis media, setelah terbukanya era reformasi. Alhamdulillah, meski berada di tengah kepungan media-media besar lain, Harian BANGSA tetap eksis hingga sekarang.
Demikian
disampaikan Direktur Harian BANGSA, saat memberikan kata sambutan pada acara
puncak HUT ke-14 HARIAN BANGSA di gedung Jawa Pos Jalan Karah Agung 45
Surabaya, Sabtu (15/3/2014) hari ini. "Alhamdulillah, HARIAN BANGSA tetap
eksis sampai sekarang," katanya.
Itu semua bisa dicapai, lanjut Mas'ud, tidak lepas dari peran semua karyawan
dan awak redaksi HARIAN BANGSA di seluruh Jawa Timur. "Saya ucapkan terima
kasih kepada semua karyawan dan wartawan HARIAN BANGSA, yang atas kinerjanya
bisa membuat HARIAN BANGSA tetap ada hingga sekarang," tandasnya.
Mas'ud mengatakan, ke depan HARIAN BANGSA bertekad untuk lebih mandiri dan
mampu menyejahterakan semuanya. Kemandirian HARIAN BANGSA, tambah dia, juga
dalam rangka melaksanakan tugas media sebagai kontrol sosial dan pencerahan
bagi masyarakat. "Ini sudah jadi watak media. Harus tetap menjadi kontrol
sosial dan pencerah bagi masyarakat," tandasnya




