Apel Peringatan Hari Air se-Dunia ke-XXV di Malang, Gelar Tanam 1000 Pohon

MALANG, BANGSAONLINE.com - Digelar di lapangan Desa Ngabab Kecamatan Pujon, Bupati Malang H. Rendra Kresna memimpin peringatan Hari Air se-Dunia ke XXV Provinsi Jawa Timur Tahun 2017, Rabu (5/04). Hadir pada acara tersebut, Kepala UPT Dinas PU SDA Prov. Jatim, Pramono Hari, Ir. Fauzi Idris, ME selaku Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS), Kepala SKPD se-Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Malang, serta Muspika Pujon.

Selain di Malang, rangkaian acara peringatan Hari Air se-Dunia ini juga digelar di beberapa Kabupaten dan Kota lain seperti Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya.

Dalam sambutannya, Rendra mengajak agar momen ini dimanfaatkan untuk mencari tahu lebih banyak tentang pengolahan limbah. “Kita harus berupaya meningkatkan kualitas air untuk lingkungan hidup sebagai sumber kehidupan makhluk hidup. Untuk itu, cintai lingkungan sekitar kita. Kalau masalah membuang limbah itu tentu ada treatmentnya. Jadikan peringatan ini menjadi media kesadaran dalam menjaga air agar dapat berjalan berkelanjutan,” ungkap Bupati.

Sementara Agus Imam, selaku ketua panitia memaparkan, bahwa jumlah peserta yang mengikuti apel dan tanam pohon sebanyak 1.000 orang. Mereka terdiri dari unsur Kementerian PUPR Provinsi Jawa Timur, Perum Perhutani, BUMN, Pokmas Sumber Daya, serta pelajar dari Desa Ngabab.

“Wastewater atau air limbah menjadi tema yang diangkat pada Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini yang didasari akibat kurang pedulian kita terhadap air limbah. Diperkirakan 80% air limbah yang dihasilkan oleh masyarakat dunia, masuk kembali ke bumi tanpa melalui proses penanganan yang benar dan bahkan kemudian dipergunakan kembali,” ungkapnya.

Usai upacara, Bupati Malang melakukan penanaman pohon glodokan tiang secara simbolis di sekitar lapangan, dilanjutkan seremonial pemasangan biopori dan RAPES 10 unit biopori dan 5 unit RAPES di lahan Perhutani. Penanaman pohon juga diikuti secara massal oleh seluruh peserta apel di lahan rakyat sejumlah 1.150 pohon campuran.

Selain itu, Bupati juga meninjau stand-stand yang ada di lokasi yang menampilkan/menjual produk unggulan Desa Ngabab sendiri. Dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap air oleh Bupati Malang disusul Ir. Fauzi Idris beserta para undangan pejabat SKPD terkait. (thu/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: