
SIDOARJO (bangsaonline) - Petani di Desa Dukuh Sari Kecamatan Jabon keluhkan minimnya sarana pembangunan dan perbaikandrainase untuk mencukupi kebutuhan mengairih sawah disana. Akibatnyapetani kesulitan mendapatkan air dan berebut untuk air sawahnya.Selain itu, terjadi kerusakan salurantanpaplengsengan di dua sisi yakni terletak dikawasan RT 13RW.03 Dusun Tebu Seren dan Dusun Dukuh sari RT 10RW 02serta dikawasan RT 14 RW.04.
Tetapi proritas untuk warga dan petani di Dusun TebuSeren dengan panjang mencapai 800 meter. Sebab, kondisinya masih berupa tanah. Bahkan, belumpernahtersentuh bantuan pembangunan selama 15 tahun sampai sekarang. Sedangkankan danadesa sangat trerbatas untuk melakukan pembangunan.
Kepala Desa Dukuh Sari, Mukholadundiruang kerjanya, Senin (07/07) kemarin, mengatakan pihaknya sudah berupaya melakukan berbagai macam untuk menormalisasikan saluran ditiga titik melalui kerjabakti gotong royong .Namun hasilnya tidak bisa maksimal,bahkan pernah sudah dilakukan pembangunan secara swadaya tetapitidak bisa maksimaldan tidak bertahan lama. Sehingga kondisisekarang ini, bangunannya ambruk dan longsor terkikis air.
”Kami berharap,pada pemerintah Kabupaten Sidoarjo segeramerealisasikan program pembangunan.Agar para petani,tidak lagikesulitan mendapatkan air ketika dimusim tanam “ ujarnya.



