Tanpa Sosialisasi Pilpres, 1.585 Penghuni Rutan Medaeng Dipastikan Nyoblos

Tanpa Sosialisasi Pilpres, 1.585 Penghuni Rutan Medaeng Dipastikan Nyoblos

SURABAYA (bangsaonline) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mengadakan sosialisasi pemilihan presiden (pilpres) pada tahanan dan narapidana yang menghuni di Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng (Rutan Medaeng), Sidoarjo. Namun demikian, 1.585 warga Rutan Medaeng dipastikan nyoblos.

Guna menfasilitasi hak memilih tahanan-napi, pihak Rutan Medaeng mengaku akan menyediakan fasilitas TPS dengan jumlah sama seperti TPS saat pileg. Kepala Rutan Medaeng Kadiono menuturkan, dari jumlah total warga binaannya, sebanyak 1.585 tahanan-napi yang dipastikan akan menyoblos di pilpres yang akan dilaksanakan serentak 9 Juli 2014 nanti.

“Jumlah DPT kali ini berkurang dibanding jumlah DPT saat Pileg yang mencapai 1.643 orang,” kata Kadiono, Minggu (6/7).

Dia menambahkan, berkurangnya jumlah DPT saat pileg dan jelang pilpres karena banyak tahanan-napi Rutan Medaeng yang keluar masuk. Kendati sudah mendekati hari pencoblosa, Kadiono mengatakan belum menerima info dari KPU setempat akan digelar sosialisasi pilpres. “Sampai saat ini kami belum mendapat info dari KPU,” tegasnya.

Sosialisasi tidak dilakukan, duga dia, mungkin karena KPU sudah mensosialisasikan teknis pencoblosan pada pileg lalu. Dia memastikan pelaksanaan pilpres kali ini berjalan lancar dan warga binaan Rutan Medaeng mengetahui pasangan capres-cawapres yang maju. Untuk kelancaran pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Indro Purwoko mengatakan, untuk masalah pilpres di Rutan maupun lapas di seluruh Jatim pihaknya sudah mengkoordinasikan hal itu dengan KPU. “Jauh-jauh hari kami sudah koordinasikan Pilpres di Rutan maupun Lapas Jatim dengan KPU,” tandasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: