TUBAN, BANGSAONLINE.com - Banyak cara dan inovasi yang dilakukan pihak kepolisian agar lebih dekat masyarakat, khususnya dengan anak-anak.
Seperti yang dilakukan Kapolsek Rengel AKP Musa Bachtiar yang berdandan ala badut saat menerima tamu anak-anak dari TK dan PAUD dari Gugus 1 Kartini, Senin (27/2).
"Kami bersama anggota berdandan seperti ini agar bisa dekat dan akrab dengan anak-anak serta mereka tidak takut sama polisi," ujar Kapolsek kepada BANGSAONLINE.com.
Ternyata cara tersebut jitu. Terlihat anak-anak yang hadir lebih bersemangat. Bahkan, tanpa canggung mereka saling berebut ketika diajak bernyanyi. Selain dihibur, anak-anak juga diperkenalkan tentang etika dan rambu-rambu lalu lintas.
"Memperkenalkan etika lalu lintas harus dimulai sejak dini. Sehingga, hal itu akan menjadi kebiasaan yang baik dan terus tertanam dalam anak hingga mereka dewasa. Untuk itu orang tua dan guru harus pula mengajarkan anak-anak dalam beretika berlalu lintas," bebernya.
Dalam kesempatan itu, AKP Musa juga memberikan tips guna mengantisipasi terjadinya penculikan anak yang kerap meresahkan masyarakat. Anak-anak diimbau waspada terharap orang yang tidak dikenalnya.
"Jika diajak sama orang tidak dikenal jangan sampai mau, dan hendaklah berlari jika dia memaksa," ujar Musa kepada anak-anak.
Terpisah, Zulfatun Niamah S.Pd, Ketua Gugus I Kartini yang mendampingi para pelajar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengenalan profesi kepada anak-anak.
Gugus I Kartini sendiri meliputi beberapa sekolah TK dan PAUD dari Desa Maibit, Pekuwon, Bulurejo dan Kebonagung Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban.
"Jumlah pelajar dari Gugus I Kartini yang ikut berkunjung sekitar 200 anak," ujarnya.
Selain mengunjungi kantor polisi, rencananya para pelajar tersebut juga akan diajak berkunjung ke kantor pos dan sejumlah instansi lainnya di wilayah Kecamatan Rengel.
"Kunjungan kami ke sini (polsek) agar anak-anak bisa dekat dengan polisi," pungkasnya. (wan/rev)




