Wabup Moh. Qosim bersama para Kiai dan pejabat Forkopimda. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik mengundang seluruh perwakilan ulama dan kiai se-Kabupaten Gresik untuk bersilaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik.
Acara yang digagas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gresik ini berlangsung di Ruang Rapat Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Rabu (8/2).
BACA JUGA:
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
Dalam acara yang difaslitatori Wabup Moh. Qosim ini, tampak hadir Ketua MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq, perwakilan dari Nahdhlatul Ulama Gresik, Perwakilan dari Muhammadiyah Gresik, Perwakilan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, Perwakilan dari LDII Gresik serta dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik.
Dalam pertemuan itu, Wabup mengemukakan tiga hal untuk menuju kerukunan umat beragama di Gresik.
Dia menyatakan tiga kerukunan tersebut yaitu, kerukunan antara Ulama dan Umarah yaitu Kiai/Pemuka Agama dengan Pemerintah. Kerukunan beragama antara sesama pemeluk agama. Dan yang ketiga adalah kerukunan antarpemeluk agama.
“Kami mohon kepada para kiai dan pemuka agama untuk membantu kami dalam melaksanakan tiga kerukunan tersebut. Insya Allah kalau tiga kerukunan tersebut bisa terlaksana, maka kehidupan beragama dan bermasyarakat akan lebih aman, tentram dan sejahtera,” ujarnya.
Selain bersilaturahmi dengan kiai dan ulama, Pemkab Gresik juga menerbitkan edaran gerakan Sholat Subuh Berjamaah. Surat Edaran bernomor 451/013/437.13/2017 tertanggal 6 Pebruari 2017 ini ditandatangani oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




