Bupati Banyumas Tinjau Longsor di Karangkemojing, Rencanakan Relokasi Warga Terdampak

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Bupati Banyumas Achmad Husein meninjau lokasi longsor di Dusun Karangkobar, Desa Karangkemojing, Kecamatan Gumelar, kemarin. Akibat perbukitan longsor yang terjadi sejak Rabu (18/1) malam, puluhan warga mengungsi karena rumah mereka terancam.

Setelah melihat lokasi longsor, Bupati yang didampingi istri Ny Erna Husein, Kepala BPBD, Camat dan Muspika mengajak korban longsor untuk berdialog. Dialog yang dilaksanakan di Musala dekat lokasi, Bupati mendengar laporan Kepala Desa, Keala Dusun dan permintaan warga.

Kepala Desa Karangkemojing, Joko Purnomo mengatakan, bencana longsor ini baru pertama kali terjadi di desanya. Longsor perbukitan setinggi 53 meter tersebut luasnya mencapai 2,7 hektare (ha). "Perlu saya laporkan kepada Bapak Bupati bahwa di atas bukit saat ini ada lahan yang digunakan untuk sawah tadah hujan," terang Joko.

Sedangkan Kepala Dusun Karangkobar, Arman Riyanto, mengatakan akibat longsor tersebut, terdapat 25 rumah terancam. Karena kekhawatiran, sebanyak 78 warga saat ini mengungsi ke rumah-rumah kerabat. "Pada malam hari mereka bermalam di rumah saudara, sedangkan pada siang hari masih beraktivitas seperti biasa," katanya

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Prasetyo Budi Widodo mengungkapkan pihaknya telah mengirimkan bantuan logistik bagi warga yang mengungsi. Ia mengimbau penduduk terus melakukan ronda dan waspada, apalagi kalau hujan deras turun.

Menanggapi hal itu, Bupati memerintahkan untuk pencegahan awal, yakni dengan cara mengeringkan persawahan tadah hujan yang ada di atas bukit. Selain itu, Bupati meminta Kepala Desa segera membuat peraturan desa yang melarang daerah tersebut untuk tanaman padi.

“Segera koordinasikan dengan pemilik lahan, dan buat aturan demi penyelamatan warga,” pintanya.

Bupati juga melarang warga pada malam hari, tinggal di rumahnya. “Termasuk siang hari, apabila terjadi hujan, segera tinggalkan rumah dan untuk sementara tinggal di rumah saudara,” katanya.

Untuk langkah lebih lanjut, Bupati sudah memerintahkan Tim Geologi berangkat ke Bandung. Hal itu terkait dengan kepastian warga, apakah lahan mereka aman ditinggali. Seandainya lokasi tidak aman, mereka harus direlokasi.

“Saya berharap 3 minggu ke depan harus ada kepastian,” kata Bupati.

“Untuk merelokasi perlu waktu bapak ibu, karena harus ada tanah yang untuk relokasi. Membutuhkan waktu, karena untuk ini perlu dianggarkan di APBD perubahan,” katanya.

Bupati juga mengajak warga untuk berdoa bersama, agar musibah ini tidak berkepanjangan. “Nanti sesekali diadakan doa bersama, ini saya membantu untuk membeli ayam,” kata Bupati sambil mengeluarkan uang. (dik/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Bupati Banyumas Tinjau Longsor di Karangkemojing, Rencanakan Relokasi Warga Terdampak