SURABAYA (bangsaonline) - Meski membawa jimat khusus untuk mencuri motor, ternyata Lutfi (35) warga Jl Hangtuah ini, tetap apes. Dia berhasil diamankan anggota Polsek Kenjeran, saat beraksi.
Sedangkan teman pelaku lain berinisial ANT, berhasil melarikan diri dinyatakan DPO.
Lutfi yang keseharian bekerja sebagai kuli angkut ini, ditembak kakinya, saat mencuri motor Jupiter ZL 6630 QO, milik Subaidi (33) warga Platuk Donomulyo Utara, Jumat (20/6) malam.
Sebenarnya, Lutfi berhasil mencuri motor, tapi segera ketahuan dan dikejar pemiliknya. Sialnya, anggota Reskrim Polsek Kenjeran ada di rumah, yang memang tetangga korban. Korban dibantu anggota Polsek dan warga setempat mengejar dan berhasil dihentikan di Jl Pogot III. Pelaku berusaha lari, akhirnya terpaksa di tembak kaki sebelah kanan hingga tersungkur.
Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Yudo Haryono mengatakan, salah satu anggota Polsek Kenjeran bertempat tinggal di sebelah rumah korban.
"Setelah kita lakukan pelumpuhan kepada tersangka kita lakukan pemeriksaan di lokasi, dan berhasil kita temukan barang bukti Kunci T dan peralatan Jimat yang dipakai tersangka,”ungkap Yudo.
Kanit Reskrim menjelaskan, bahwa dalam aksinya pelaku bersama rekannya ANT. Untuk Lutfi berperan sebagai eksekutor atau yang mencongkel kunci sedangkan ANT sebagai joki motor.
Sedangkan barang bukti yang berhasil disita petugas diantaranya, Sepeda Motor Milik Korban Jupiter Z warna Hijau berplatL6630 QO, Kunci T yang biasa dipakai pelaku untuk melancarkan aksinya dan sebuah jimat yang dibungkus sabuk sebagai keselamatan tersangka.
Saat dipertanyakan lebih lanjut tentang jimat yang dipasang disabuk merupakan pemberian dari orang tuanya, “Jimat itu diberi ayah, makanya saya pake terus. Gunanya untuk keselamatan badan,” katanya singkat.
Lutfi menambahkan untuk jimat sengaja dipergunakan agar tidak tembus peluru dan tidak luka bila dibacok.
Namun saat dipertanyakan jimat itu tidak manjur, Lutfi mengaku dia lupa. "Saya lupa menyembayangi dan mencuci jimat itu." Astaghfirullah.




