AMPB Tuding Pembangunan Gedung BLK dan Asrama 2,8 Milliar Dikorupsi

BONDOWOSO (BangsaOnline) - Asrama Balai Latihan Kerja (BLK), yang telah selesai dibangun pada tahun 2013 ini. AMPB menilai kuat dugaan sebagian dana pembangunan tersebut "dikorupsi". Pembangunan gedung asrama BLK itu mengahbiska anggaran sebesar Rp.2,8 miliar lebih.

Dengan adanya dugaan penyelewengan anggaran pembangunan asrama BLK tersebut, Aliansi Masyarakat Peduli Bondowoso segera melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Sebab, pembangunan gedung tersebut dianggab tidak sesuai dengan master plan.

M.Hasim, Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Bondowoso (AMPB) menjelaskan bahwa proyek pembangunan asrama BLK yang telah dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bondowoso tidak sesuai dengan LKPJ Bupati.
“Di LKPJ Bupati tahun 2013, pembangunan gedung asrama BLK dengan nomo rekening, 5.2.3.26.01, yang dianggarkan sebesar Rp.2.891.265.500,- itu, seharusnya lantai dua, tapi hanya lantai satu.” Ujar Hasim saat ditemua Harian Bangsa kemaren.

Sebab menurut Hasim, dalam RAB rencana semula seperti yang terlihat didalam gambar, bahwa asrama tertulis 2 lantai, dan didepan gedung BLK seharusnya ada ataman lanscap, namun hingga pembangunan selesai tidak sesuai dengan rencana awal dan tidak sesuai dengan LKPJ Bupati.

“Ini kan lucu, di LKPJ Bupati tertuang pembangunan itu 2 lantai, tapi buktinya 1 lantai dan taman lanscapnya juga gak ada, jadi uang 1 lantainya dikemanakan itu klo tidak dikorup," tegasnya

Hasim menambahkan, bahwa dari hasil investigasi dilapangan terhadap proyek pembangunan asrama BLK telah banyak data yang di miliki, dan data tersebut mau dilaporkan ke KPK, termasuk LKPJ Bupati sebagai referensi untuk dijadikan acuan dan bukti kepada KPK dalam minggu ini.

“Dari berbagai data yang kami pegang ini, saya kira sudah cukup, karena walaupun belum diaudit investigasi oleh BPK, tingkat kerugian Negara sudah terlihat, kalau ada dugaan korupsi pada pembangunan gedung BLK itu.” pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: