Sidoarjo-bangsaonline
Sawah seluas 50 Hektare diempat titik yakni Dusun Klutuk, Kali Waru, Kedung Bahak, Tunggul Wulung Desa Kedung Rejo Kecamatan Jabon Kamis (13/03), terendam air setinggi 80 centimeter. Akibatnya petani mengalami kerugian mencapai ratusan juta. Pasalnya benih padi yang belum lama dicocok tanam terendam air karena tingginya volume curah hujan pada Rabu sore, kemarin.
Herman Felani PLT Kepala Desa Kedung Rejo mengatakan air hujan yang menggenangi area sawah milik petani disebabkan lambatnya saluran air yang mengarah ke muara sungai utama disisi ujung timur desa. Sebab tekanan arus air sungai utama dari Bangil Pasuruan lebih deras.
“Sehingga aliran air dari wilayah Jabon terhambat dan tidak bisa mangalir. Bahkan air terus meningkat,” ujarnya
Menurut Herman, petani sudah 6 bulan ini tidak bisa melakukan akatifitasnya. Sebab lahan area sawah mereka hampir menyerupai lahan tambak.
“Kami berharap pada dinas instansi terkait di Kabupaten Sidoarjo,memberikan pengadaan program bantuan pada petani. Sebab warga Desa Kedung Rejo 80 persen berpenghasilan dari cocok tanam,” ungkapnya.




