SURABAYA (bangsaonline) – Tomo resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, setelah dilantik di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Selasa (17/6) pagi. Dipimpin Kepala Kejati Jatim Arminsyah, Tomo dilantik bersama kepala beberapa Kejari di Jatim lain.
Sebelumnya, Tomo menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulawesi Utara. Ia menggantikan Kepala Kejari Surabaya sebelumnya, Muhammad Dhofir. Adapun Dhofir kini dipromosikan sebagai Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumatera Utara.
Tak ada komentar banyak disampaikan Dhofir ketika ditanya wartawan usai serah terima jabatan (sertijab). "Yang jelas Pak Tomo nantinya akan melanjutkan tugas-tugas yang saya lakukan selama di Kejari Surabaya. Mintalah komentar Pak Tomo," ujarnya. Tomo masih belum bersedia dimintai komentar.
Selain Kajari Surabaya, sertijab juga melantik Asisten Bidang Intelijen (Asbin) Kejati Jatim. Asbin lama, Sartono, saat ini dipromosikan sebagai Koordinator pada Jamintel Kejagung. Adapun penggantinya adalah Masnunah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Penyusunan Program, Laporan dan Penilaian pada Badiklat Kejagung.
Beberapa Kepala Kejari di Jatim juga dimutasi. Yakni Kepala Kejari Blitar, dari TR Silalahi Setwantanas ke Dade Rusleandar; Kepala Kejari Madiun, dari Suherlan ke Suluh Dumadi; Kepala Kejari Magetan, dari Budi Handoko ke Yohanes Lebe Unaraja; Kepala Kejari Jember, dari Aris Surya ke Hadi Sumantono; dan Kepala Kejari Tuban, dari Yuswadi ke Bambang Sudrajat.
Kajati Jatim Arminsyah, yang kini sudah dilantik menjadi Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung, berharap pejabat baru di beberapa Kejari di Jatim bisa bekerja serius. "Harapannya, tolong bekerja serius," ucapnya usai sertijab.




