Pusura Gelar Silaturahim Akbar Arek Suroboyo

SURABAYA (bangsaonline) - Pemuda Surabaya (Pusura) akan menggelar silaturahmi akbar Arek-arek Surabaya 2014, Sabtu (14/6), di Taman Surya halaman balai kota.

Acara ini merupakan salah bentuk silaturahmi dan komunikasi bagi arek-arek Suroboyo yang terdiri dari para tokoh masyarakat, pejabat instansi, birokrasi, cendikia, dan ormas.

Hal ini dilakukan supaya seluruh arek-arek Surabaya selalu peduli terhadap kota Surabaya. Sehingga, terjalin tali persaudaraan yang lebih erat dari seluruh generasi. Silaturahmi ini dilaksanakan juga untuk melestarikan dan mewariskan karakter Suroboyoan yang turut mengiringi kehidupan bersosialisasi masyarakat Surabaya sejak dulu hingga kini sampai terkikis oleh lekangnya zaman.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Silaturahmi Akbar arek-arek Suroboyo, Yusuf EF Tupan, dalam jumpa pers, Kamis (12/6), di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya.

Generasi tua dan muda kita kumpulkan jadi satu, lanjut Yusuf, bertepatan dengan dihelatnya Pemilu Presiden tahun 2014. Pihaknya mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk mengamankan Kota Pahlawan agar selama pelaksanaan pemilu mendatang, Surabaya tetap kondusif.

“Kegiatan ini setiap tahun selalu kita laksanakan. Kebetulan tahun ini pelaksanaannya bertepatan dengan Pemilu Presiden, makanya kita menghimbau seluruh arek-arek Surabaya ikut mengamankan kota Surabaya. Dengan cara apabila terjadi sesuatu yang bisa mengancam kondusifitas kota, hendaknya segera melaporkan ke pihak berwajib,” imbaunya.

Silturahmi tahun ini bertajuk Surabaya Guyub Rukun Menuju Masyarakat Sejahtera akan dikuti sekitar 22 ormas dan kurang lebih 4000 arek-arek Surabaya akan hadir dalam acara tersebut. Menariknya dalam acara tersebut akan ditampilkan beberapa kesenian khas Surabaya. Kegiatan ini akan dimulai pukul 18.00 sampai 23.00 wib.

“Salah satunya kita akan menampilkan kesenian Surabaya yang mulai hilang yakni Loroh Pangkon. Kesenian tersebut biasanya dipertontonkan saat ada pemuda Surabaya akan melamar pujaan hatinya. Dan juga masih banyak kesenian lain yang ditampilkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga akan dilakukan penandatanganan kesepakatan antara pemuda se-Surabaya yang akan diberikan kepada Wali Kota Surabaya. Kesepakatan itu akan ditandangani kurang lebih 22 ormas, yakni KNPI, GM-FKPPI PC 1330, PPM, Laskar Pemuda PUSURA, Komunitas Anti Korupsi, (KAKU), Forum Peduli Pemberdayaan Masyarakat (FPPM), Komite Independen Penyelamat Aset Surabaya (KIPAS), PARFI, Satu Hati Bersih Korupsi, Paguyuban Arek Jawa Timur (PAGAR JATI), Forum Study Demokrasi 98, Forum Silaturahmi Masyarakat Madura (FOSMMA), Sedoeleran Soerabaja, Banten Corruption Ivestigation (BCI), Lembaga Monitoring dan Pelayanan Publik (LMP3), DPC Forum Pembela Kebenaran Nusantara (FPKN), Gerakan Rakyat Untuk Demokrasi dan Keadilan, Paguyuban Arek Suroboyo (PAS), BALGO Suporter Surabaya, Yayasan Jati Diri Bangsa, dan GAPENSI Surabaya.

Sementara itu, Ketua Cabang PPM, Sugiyo mengatakan menjelang pilpres sebagai arek-arek Surabaya harus mampu menunjukkan bahwa arek Surabaya tidak mudah ditarik untuk terlibat dalam kepentingan politik. Sebagai arek Surabaya wajib mempertahankan keguyuban yang sudah kita jalin sejak dulu.

“Kita tidak mau pemuda Surabaya mudah ditarik dalam kepentingan politik. Kita sangat sepakat tentang itu. Kita harus tunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia kalau arek-arek Surabaya guyub dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh kepentingan apapun,” pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: