Proyek Rehabilitasi Saluran Irigasi Disinyalir Menyimpang

Proyek Rehabilitasi Saluran Irigasi Disinyalir Menyimpang

PASURUAN (BangsaOnline) - Kalangan LSM yang sama yakni LSM Gantung Pasuruan mensinyalir proyek rehabilitasi pemeliharaan jaringan irigasi di Lumpang Bolong Bangil menyimpang karena tidak sesuai bestek. Alasan paling sederhana, papan pemberitahuan pekerjaan proyek sudah dicabut meskipun pekerjaan belum selesai.

ā€œ Kami menduga pekerjaan proyek tidak sesuai dengan volume, spek dan bestek pekerjaannya. Kalau memang sudah sesuai dengan volume pekerjaannya, mari kita sama-sama turun ke lokasi proyek dengan disaksikan oleh pihak Kejari Bangil, yaitu Kasi Intel serta Kasi Pidsus. Kita ukur berapa panjang dan ketinggian plengsengan (proyeknya), yang dikerjakan oleh CV Hasil Karya itu,"tantang Adi Prayitno dari LSM Gantung Pasuruan, kemarin.

Ditambahkan, beberapa hal yang diduga menyimpang mulai penggunaan batu belah, penggunaan semen, hingga campuran pasirnya. Sebab. hal tersebut mempengaruhi kekuatan proyek plengsengan tersebut.

"Dari temuan awal saja sudah terlihat kalau proyek dari Dinas Pengairan dan Pertambangan Pemkab Pasuruan tak sesuai volume, spek dan bestek pekerjaannya yaitu kurang lengkapnya tulisan keterangan volume di papan proyeknya. Dan lagi, papan proyeknya yang di bulan Mei lalu masih terpasang, sekarang di bulan Juni, papan proyeknya sudah lenyap alias sudah dicabut. Padahal, pelaksanaan proyek itu berakhir di bulan Juli. Ini jelas-jelas menandakan ada penyimpangan,"tegasnya.

Sekadar diketahui, Dinas Pengairan dan Pertambangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan di tahun 2014 ini, mempunyai kegiatan rehabilitasi pemeliharaan jaringan irigasi (DAK) Jalan Lumpang Bolong Kelurahan Dermo – Desa Manaruwi Kelurahan Gempeng Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Sedangkan nomor kontrak kerja : 602/352.1/424.058/2014 dengan nilai kontrak Rp 371.640.000, volume pekerjaan : 409,87 m3, jangka waktu pekerjaan selama 90 hari dengan pelaksana proyek : CV.Hasil Karya dan pengawas proyek CV Tirta Adi Nugroho.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengairan dan Pertambangan Pemkab Pasuruan Ir.H.Misbah Zunib ketika dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan proyek sudah sesuai aturan.

ā€œ Masalah sudah tidak adanya papan proyek di lokasi proyek, saya belum mengetahuinya. Selama ini, kami selalu mengadakan pengawasanekstra ketat terhadap penggarapan proyek. Termasuk proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Lumpang Bolong Bangil itu,"tandasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Proyek Rehabilitasi Saluran Irigasi Disinyalir Menyimpang