LAMONGAN (BangsaOnline) – Izni Yoga Prakasa, siswa SMAN 1 Kedungpring, Kabupaten Lamongan cukup jeli memanfaatkan limbah kertas koran yang selama ini cukup melimpah. Ia menyulap limbah kertas itu menjadi tokoh perwayangan.
Jika selama ini, wayang kebanyakan berbahan kulit sapi, sehingga kerap disebut wayang kulit, dia membuatnya dengan berbahan kertas koran. “Hasilnya lumayan baik, termasuk corak wayang berbahan kertas koran ini,” beber Izni, Rabu (11/6/2014).
Izni telah membuat sejumlah tokoh pewayangan, misalnya Gatotkaca, Werkudara, dan Bima. Kata dia, pembuatan wayang berbahan kertas koran itu terbilang mudah, meski butuh ketelitian dan kesabaran ekstra. Dia lalu menceritakan proses pembuatan wayang koran tersebut.
Katanya, semula koran bekas yang sudah dipilih dipotong sesuai dengan kebutuhan dan model tokoh pewayangan. Kemudian bagian koran yang memiliki banyak tulisan dipotong dan diletakkan pada bagian tertentu seperti baju atau aksesoris lain pada miniatur tokoh wayang.
Lalu kertas koran yang akan dijadikan bahan dipotong dan dipelitir agar tidak sobek diberi lem sesuai seketsa yang diinginkan. “Sekilas kalau melihat akan mudah namun dalam prakteknya butuh kesabaran dan ketelitian “ jelasnya.
Guru pembimbing siswa SMAN 1 Kedungpring Lamongan, Handik Setiawan mengatakan, upaya ini merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya. “Dan dengan memanfaatkan kertas koran bekas kita ikut serta melestarikan kebudayaan wayang Indonesia” tandas Handik.



