Petani Lumajang Keluhkan Kelangkaan Pupuk

Petani Lumajang Keluhkan Kelangkaan Pupuk

LUMAJANG (BangsaOnline) Kelangkaan pupuk jenis urea dan ZA yang belakangan terjadi di Kabupaten Lumajangn membuat sejumlah petani mengeluh. Pasalnya, sejak sebulan kemarin, keberadaan pupuk di distributor maupun di kios sulit didapat.

Kelangkaan pupuk tersebut membuat petani geleng-geleng kepala. Sebab, mulai musim tanam padi keberadaan pupuk yang dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan padi yang usia tanamnya 2 hingga 4 minggu raib entah ke mana.

"Kita bertanya kepada para penjual pupuk katanya tidak ada," kata
Suigsan salah satu petani tebu yang juga anggota DPRD Lumajang, kemarin, Senin (3/6).

Menurut dia, kelangkaan pupuk membuat petani baik petani tebu dan holtikultura menjadi kebingugan. Jika menggunakan pupuk paket, yakni paket kimia dan pupuk organik dirasa sangat mahal karena sebagian pupuk yang dibeli tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman petani.

"Kalu kita gunakan pupuk paket, maka pupuk organiknya tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman kita," jelasnya.

Menanggapi kelangkaan pupuk tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir Paiman mengatakan, alokasi pupuk pada bulan Mei sudah mulai didroping kemasing-masing kios penjual pupuk resmi.

"Pada awal bulan ini sudah di droping oleh distributor, itu berdasarkan informasi dari teman-teman yang ada di lapangan," ungkapnya.

Meski sudah jelas-jelas membuat panik para petani karena pupuk menghilang dari pasaran, namun Pemirntah enggan dianggap keberadaan pupuk langka. Sebab, peredaran pupuk dan kuota pupuk sudah diatur melelui Surat Keputusan (SK) bupati. "Saya kira tidak langka ya, karena kuota pupuk sudah diatur SK bupati," jelasnya.

Lebih lajut Paiman menjelaskan, tentang mekanisme penyaluran pupuk hingga sampai kepada para petani. Pupuk akan disalurkan dari produsen kepada gudang penyanggah, kemudian disalurkan kepada distributor.

Dari distributor kemudian disalurkan kepada masing-masing kios penjual pupuk sesuai dengan jatah masing-masing. Paiman Juga yakin, kelangkaan pupuk tidak akan berpengaruh kepada penurunan panen padi di Lumajang. "Saya kira tidak ada permainan, karena proses pendistribusiannya sudah jelas," tungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Petani Lumajang Keluhkan Kelangkaan Pupuk