Harga Anjlok, Petani Banyuwangi Ancam Tak Tanam Pohon Cabe

Harga Anjlok, Petani Banyuwangi Ancam Tak Tanam Pohon Cabe

BANYUWANGI (bangsaonline) - Akibat beredarnya cabai impor di pasaran membuat harga cabai merah besar di Banyuwangi. Kondisi tersebut berimbas bagi para petani yang memilih tidak merawat tanaman cabainya, karena tak ingin merugi.

Saat ini harga cabai ditingkat petani terus mengalami penurunan, hingga 100 % lebih dari harga sebelumnya. Degan adanya kondisi ini, petani mengancam tidak akan menanam cabai, jika pemerintah tidak segera menghentikan impor cabai tersebut.

Informasi yang didapat dari petani, harga cabai saat ini mencapai Rp 5000 / Kilogram membuat sejumlah petani memilih tidak merawat tanamannya dan membiarkan cabainya rusak. Harga tersebut jauh dari harapan petani, karena sebelumnya harga cabai masih berada dikisaran Rp 15.000 / Kilogram. Munculnya cabai import, harga cabai milik petani terus mengalami penurunan hingga mencapai 100 % lebih.

Mirun salah satu petani asal desa Yosomulyo, kecamatan Gambiran Banyuwangi ini menjelaskan bahwa harga cabai beberapa hari terakhir terus mengalami penurunan yang cukup drastis. Menurutnya, hal itu disebabkan adanya kiriman cabai impor yang membanjiri sejumlah pasar besar ditempat pengiriman cabai yang berada di Jakarta maupun di Jawa Barat.

“Saya biasa kirim ke pasar induk di Jakarta, namun setelah harga cabai anjlok saya sudah tidak kirim lagi. Karena rugi di ongkos,” ujar Mirun.

Kondisi ini diperparah, dengan hama yang merusak tanaman cabai milik Mirun. Menurutnya, harga yang tidak imbang dengan ongkos produksi dan perawatan tanaman cabainya, akhirnya Mirun memutuskan untuk tidak merawat atau membiarkan tanaman cabainya rusak di lahan. Padahal menurutnya, saat ini waktunya Mirun panen besar, namun karena pendapatannya tidak sesuai dengan perawatan, maka dia membiarkan saja tanaman cabainya.

Mirun berharap kepada pemerintah agar segera menghentikan impor cabai merah dipasaran. Jika hal itu terus dibiarkan, petani akan tambah merugi dan petani juga mengancam kedepan tidak akan menanam cabai kembali.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: