JOMBANG (bangsaonline) - Akibat berusaha menghindari motor yang melaju tanpa menghidupkan lampu, sebuah truk pengangkut tape nyungsep ke sawah. Kejadian itu dialami Pick up bernopol L 9012 ER yang dikemudikan Soim, warga kabupaten Pasuruan.
Mobil pengantar tape itu terguling di jalan Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, Kamis (22/5) dinihari, sekitar pukul 04.00 wib.
Kejadian itu berawal saat kedaraan pick up warna hitam tersebut melaju dari arah barat menuju ketimur. Rencananya, kendaraan nahas tersebut, akan kembali kepasuruan setelah mengantarkan tape ke daerah Kecamatan Ploso.
Saat melintas di kawasan persawahan Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, dari arah timur tiba-tiba ada sepeda motor yang melaju tanpa menghidupkan motor. ’’Kata adik saya tadi, dia tidak tahu apa jenis motornya, yang pasti dia tidak menghidupkan lampu,’’ ujar Joni, kakak korban yang dikonfirmasi dilokasi kejadian.
Pengemudi tersentak. Dia berusaha menghindari tabrakan dengan motor dengan cara membanting kemudinya ke arah kiri. Namun, saat membanting ke kiri, mobilnya menabrak sebuah pohon asem. Akibatnya, mobil terpelanting dan akhirnya nyungsep di sawah.
Meski mobil terbalik dan mengalami kerusakan parah pada bagian depan, namun beruntung, pengemudi tidak mengalami luka parah. Soim, pengemudi pick up nahas itu, sempat menjalani perawatan ringan di Puskemas setempat. "Sopir dan kernetnya tidak apa-apa, hanya luka ringan," ungkap Joni.
Sementara itu, hingga sekitar pukul 09.00 wib, bangkai mobil tersebut belum juga dievakuasi. Mobil Suzuki tersebut masih teronggok di sawah milik warga dengan kondisi miring. ’’Masih menunggu mobil derek, karena tidak bisa kalau dievakuasi dengan ditarik mobil saja. Sasisnya bengkok semua,’’ pungkasnya.(jbg-1/ros)




