Mengenal Sosok Dandim Tuban Letkol Inf Sarwo Supriyo, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan ke Anggota

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sosok dan nama Dandim (Komandan Kodim) 0811 Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo memang tidak sering muncul di media. Namun, di balik itu, Letkol Inf Sarwo Supriyo termasuk orang sukses dalam memimpin maupun mengambil hati anggota, baik di tingkat Koramil maupun Kodim. Sehingga, tidak heran jika anggota sangat segan kepada komandan kelahiran Madiun yang terkenal dengan gaya kepemimpinannya ini.

Untuk diketahui, Letkol Inf Sarwo sangat menekankan kepada anggotanya untuk bisa menjadi pemimpin. Tak peduli pangkat tamtama atau perajurit paling bawah, menurutnya di dalam TNI tetap ada yang namanya kepemipinan.

"Minimal mereka bisa memimpin keluarga," ujar Letkol Inf Sarwo ketika ditemui BANGSAONLINE.com di ruang kerjanya.

Letkol Inf Sarwo dalam kesempatan ini memberikan trik-trik khusus untuk mengukur kadar keyakinan seseorang, termasuk kesetiannya. Kata dia, jika anggota memiliki loyalitas tinggi maka kesetiannya tidak diragukan lagi.

"Untuk menjadi pemimpin yang berhasil sebaiknya memberikan perintah yang jelas dan tidak membingungkan. Kemudian, yakinkan perintah itu, serta pastikan (anggota) melaksanakan perintah. Jika sudah dilakukan, selanjutnya ada pengawasan dan pengendalian. Bila perintah itu berhasil dilaksanakan maka diberi reward (penghargaan) atau punishment (hukuman) (jika gagal melaksanakan-red)," tegasnya.

“Pemimpin yang baik itu menegur perbuatannya, bukan orangnya. Sesama TNI saling menegur, yang menegur juga bukan sok hebat. Begitu sebaliknya, yang ditegur juga jangan marah. Sikap itulah yang selalu kami terapkan pada setiap anggota,” imbuh komandan berputra tiga ini.

Ia menjelaskan, kesalahan yang dilakukan seseorang ada dua sebab, yakni karena ketidaktahuan dan yang kedua karena orang tersebut tidak mampu. Untuk itu, lanjutnya, sebagai pemimpin harus memberi tahu yang jelas, dan terus meningkatkan kemampuan anggota.

"Namun, ketika ia mampu tetapi tidak mau melakukan yang terbaik, itu berarti dikembalikan pada orangnya. Sebagai pemimpin harus bertindak cepat dan tepat dan menjadi tauladan anggota. Karena pemimpin merupakan sosok yang seperti bapak, guru maupun yang lainnya," tandasnya.

Sebagai pemimpin, ia menyontohkan kepada anggota untuk sering terjun ke bawah meski hanya sekadar untuk menyapa. Hal ini dilakukan agar atasan lebih dekat dengan bawahan.

"Ingat posisi komandan juga sebagai pelayan. Sehingga, sebagai pemimpin juga bertanggung jawab melatih mental anggota. Terlebih, harus ada ikatan yang kuat antar pemipin dan yang dipimpin. Karena pangkat itu hanya untuk menjalankan organisasi. Jadi pemimpin juga harus menjalani organisasi," jelasnya.

"Ilmu memimpin itu seni atau cara mempengaruhi pikiran anggota. Tapi sebagai pemimpin juga harus memikirkan anggota. Karena itu sudah sesuai dengan konnsekuensi dan konsistensi," tutupnya. (wan/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Mengenal Sosok Dandim Tuban Letkol Inf Sarwo Supriyo, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan ke Anggota