
TUBAN (bangsaonline) - Mendekati musim haji, para jemaah di Tuban yang berangkat pada tahun 2014 ini diminta untuk mewaspadai wabah Middle East Respiratory Corona Virus (Mers-CoV) yang sedang melanda negara Arab.
“Calon jemaah haji di Tuban kami imbau untuk selalu menjaga kesehatan dan
kondisi fisiknya sebelum berangkat ke Tanah suci, agar kesehatannya tidak
terganggu selama menunaikan ibadah haji,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Tuban Dr
Syaiful Hadi saat ditemui di kantornya, Rabu (21/5).
Menurutnya, cara untuk menjaga kesehatan bagi calon jemaah haji bisa dengan
mengonsumsi makanan bergizi dan tetap menjaga vitalitas fisik. Antara lain
sayuran, buah, dan ikan.
Terkait wabah Mers-Cov yang menyerang diberbagai negara termasuk Negara Arab, Dr Saiful mengatakan, jamaah haji harus selalu menggunakan masker, terutama ditempat keramaian dan tempat umum, untuk menghindari kontaminasi penyebab gangguan kesehatan.
Apakah diperlukan vaksin sebelum jamaah haji asal Indonesia berangkat ke Arab? Syaiful mengatakan, hal tersebut dapat dilakukan untuk menghindari berbagai serangan kesehatan selama melaksanakan ibadah haji. “Vaksinasi yang dibutuhkan calon jamaah antara lain vaksinasi meningitis, influenza dan pneumonia,” jawabnya.
Tidak hanya itu, vaksinasi paling baik dilakukan maksimal 2 minggu sebelum perjalanan. Karena pembentukan antibodi akan membutuhkan waktu sekitar 14 hari dan antibodi akan aktif selama 3 tahun.



