Shabu Disembunyikan di Celana Dalam dan Tas Tangan

SIDOARJO (BangsaOnline)- Custom Narcotics Team (CNT) Bea Cukai telah menggagalkan upaya penyelundupan shabu senilai Rp 4,5 Miliar melalui Bandara Internasional Juanda dalam dua kali kejadian.


Dua upaya penyelundupan itu dilakukan dengan modus operandi berbeda. Satu diantaranya menyembunyikan shabu dalam celana dalam. "Dijahit dalam celana dalam mirip memasang pembalut," cetus Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, Iwan Hermawan, Rabu (21/5/2014).

Modus menyimpan shabu dalam celana dalam itu dilakukan oleh Wong Paik Kay (WKY), 29, warga negara Malaysia. Jumlah shabu yang disembunyikan sebanyak 720 gram.

Wong Paik Kay diringkus Custom Narcotics Team (CNT) bea cukai pada Senin (12/5/2014) lalu, sesaat setelah turun dari pesawat Chatay Pasific CX-781 rute Hongkong - Surabaya.

Iwan Hermawan menyatakan pihaknya telah menyerahkan pelaku dan barang bukti kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur dan Badan Nasional Narkotika (BNN) Jawa Timur.

Selain Wong Paik Kay, CNT Bea Cukai juga menggagalkan penyelundupan shabu sebanyak 1,705 gram yang dibawa oleh Cholipah, 27, warga Jakarta. Modusnya, Cholipah menyembunyikan Shabu yang dikemas dalam 20 bungkus dimasukkan dalam 5 buah tas tangan yang dimasukkan dalam travel bag. "Shabu yang dibawa ini ditemukan setelah pemeriksaan X-ray terhadap barang bawaan yang bersangkutan," jlentreh Iwan.

Diberitakan sebelumnya, Shabu sebanyak 2,425 gram yang ditaksir senilai Rp 4,5 Miliar gagal diselundupkan lewat Bandara Internasional Juanda. Shabu itu tepergok hendak diselundupkan lewat Bandara Internasional Juanda pada Senin (12/5/2014) dan Rabu (14/5/2014) lalu. Total ada lima pelaku diamankan terkait penyelundupan barang haram tersebut.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: