Curi Laptop, Siswa SD Kerjakan US di Rutan Medaeng

SURABAYA (bangsaonline) – Berada di dalam Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, tak menyurutkan tekad RF (13) untuk mengikuti Ujian Sekolah (US). Kendati penuh keterbatasan dan tanpa berada di kelas normal, siswa yang ditahan karena terbelit kasus pencurian dengan pemberatan ini, Senin (19/5/2014) tetap antusias mengikuti US.

Kepala Rutan Medaeng Kadiyono membenarkan adanya siswa SD kelas VI yang menjadi warga binaannya mengikuti US di rutan. Ia menjelaskan, siswa tersebut berinisial RF. ”Ia ditahan karena kasus pencurian yang dilakukannya,” katanya dihubungi wartawan.

Kadiyono mengatakan, pihaknya memfasilitasi RF bahkan sebelum US dilaksanakan. Beberapa buku diberikan orang tuanya yang diserahkan melalui petugas rutan. “Kami memberikan kesempatan belajar pada Rizal untuk mempersiapkan dirinya saat menghadapi UN,” ungkapnya.

Teguh Hartaya, humas Rutan Medaeng, menambahkan, pihaknya memberikan fasilitas tempat khusus bagi RF untuk belajar sebelum pelaksanaan US. Itu agar RF bisa tenang dalam menghadapi ujian. ”Ujiannya tidak dijaga ketat,” ujarnya. Saat pelaksanaan US, petugas rutan dibantu pengawas dari Dispendik dan pihak sekolah.

Hartaya menambahkan, pihak rutan akan tetap mendukung warga binaannya dalam menyelesaikan pendidikannya, walaupun terkendala oleh statusnya sebagai tahanan. “Walaupun statusnya menjadi tahanan Rutan Medaeng, namun kewajibannya sebagai pelajar harus dipenuhi. Salah satunya yakni mempersilahkan RF untuk mengikuti US,” tandasnya.

RF ditahan dan menjadi tersangka kasus pencurian laptop. Siswa yang masih duduk dikelas VI sebuah sekolah dasar ini, dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Iadipidana penjara selama satu bulan 21 hari.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Curi Laptop, Siswa SD Kerjakan US di Rutan Medaeng