Di Jatim, 195 Siswa Tak Lulus UN SMA akan Terima Surat

SURABAYA (bangsaonline) - Peserta Ujian Nasional (UN) SMA/MA (sekolah menengah atas/mandrasah aliyah) di Jatim yang tidak lulus pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2013. Hal ini terjadi juga untuk peserta UN SMK (sekolah menengah kejuruan). Bagi yang tak lulus, akan mendapatkan surat pemberitahuan yang dikirim ke alamat rumah.

Tahun ini, peserta UN SMA/MA di Jatim diikuti 229.164 siswa. Yangtidak lulus sebanyak 195 siswa atau 0,09 %. Rerata nilainya 7,63. Untuk tingkat SMK, peserta UN di Jatim mencapai 185.689 siswa. Yang dinyatakan lulus sebanyak 185.628 atau 99,96 %. Sedangkan yang tidak lulus sebanyak 61 siswa atau 0,033. Dan rerata nilainya 7, 36.

Sedangkan tahun 2013 lalu, hasil UN SMA/MA dengan total peserta 220.740 siswa, yang lulus mencapai 99,030 %. Sedangkan yang tidak lulus hanya ada 154 siswa atau 0,070 persen. Dan untuk hasil UN SMK tahun 2013 lalu, UN diikuti 176.633 siswa , yang lulus mencapai 99,77%. Yang tak lulus hanya 408 siswa atau 0,23 %.

Sementara, peserta UN kejar paket C di Jatim diikuti 23.393 peserta dan yang tak lulus mencapai 1.359 siswa atau 5,81 %. Dan rata-rata nilainya 7,94.

“Mereka yang tak lulus ini karena tak hadir, ada yang sakit, dan ada nilai peserta kurang lengkap,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Harun, usai menggelar rapat kordinasi mengundang kepala dinas pendidikan kota-kabupaten se-Jatim, Kakanwil Depag Jatim, dewan pendikan, MKKS, dan pihak kepolisian di Kantor Dinas Pendidikan Jatim Jl Gentengkali, Minggu (18/5/2014).

Disinggung soal tingkat kelulusan SMA/MA tahun ini ternyata tidak lebih bagus dibandingkan tahun lalu, Harun mengatakan pihaknya belum tahu. Namun semuanya biasa terjadi karena kondisinya berbeda setiap tahunnya. “Kemungkinan karena soalnya memang sukar. Nilai UN ini kan juga jadi penilaian untuk masuk perguruan tinggi, dan salah satu pembuat soal UN ini dari perguruan tinggi,” ujar Harun.

Harun mengaku saat ini belum tahu daerah mana yang memiliki nilai hasil UN yang paling bagus. Sebab, dari pusat, pihaknya hanya mendapatkan garis besarnya saja soal kelulusan untuk SMA sederajat. “Jadi saya tidak tahu daerah mana yang paling bagus hasil nilai UN. Dan saya juga tidak tahu daerah mana yang hasilnya paling jelek,” tukasnya.

Pengumuman kelulusan UN ini akan dilakukan oleh sekolah masing-masing dengan mengirimkan surat ke rumah peserta UN Selasa (20/5/2014). Yang lulus tidak akan mendapat surat, sedangkan yang tidak lulus mendapat surat.

“Tidak perlu corat-coret baju atau tempat umum, dan tidak boleh konvoi. Kami meminta sekolah untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat kepada siswanya dalam merayakan kelulusannya,” pintanya.

Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Mamboyong mengatakan untuk pengamanan kelulusan, pihaknya akan menerjunkan sejumlah aparat kepolisian. Selain itu juga pihaknya akan menindak tegas yang melakukan konvoi dengan tilang karena melanggar peraturan lalulintas.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: