Kejati Kesulitan Temui Wishnu Wardhana

Kejati Kesulitan Temui Wishnu Wardhana

SURABAYA (bangsaonline) – Rencana penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengorek keterangan kasus dugaan korupsi hibah mobil dari Pemkot Surabaya ke muspida kepada mantan Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana menemui jalan buntu. Ditemui dua kali di rumah dan kantor partai dia aktif, Partai Bulan Bintang (PBB), Wishnu tak pernah ada.

Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus Kejati Mohammad Rohmadi mengatakan, tim yang menangani kasus ini memang tengah fokus pada keterangan yang akan dikorek dari anggota DPRD Surabaya, yang ikut membahas hibah mobil. Keterangan paling utama dibutuhkan adalah dari bibir Wishnu Wardhana. ”Tapi tidak berhasil (menemui Wishnu),” ujar Rohmadi, Jumat (16/5/2014).

Dia menguraikan, tim dua kali sudah mendatangi rumah Wishnu tapi tidak ada. Orang yang berada di rumah mantan Ketua Demokrat Surabaya itu mengatakan si mpunya rumah tengah di luar kota. Begitu pula ketika didatangi di kantor PBB di Surabaya, Wishnu juga tak ada. ”Kami akan tetap berusaha sampai ketemu,” papar Rohmadi.

Keterangan Wishnu, lanjut Kasidik asal Surabaya itu, dibutuhkan karena keterangan dari pihak Pemkot Surabaya, perubahan anggaran pengadaan mobil tidak memerlukan persetujuan DPRD setempat. Keterangan tersebut perlu dikroscekkan dengan keterangan Wishnu, yang saat pengadaan mobil tersebut dibahas dan direalisasikan dia menjabat sebagi ketua dewan. ”Kalau tidak bisa ketemu Wishnu, opsi lainnya menemui Wakil Ketua Dewan,” jelas Rohmadi.


Kejati Kesulitan Temui Wishnu Wardhana