Mereka menuntut pemerintah agar mengambil alih pabrik kilang minyak tersebut. Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga bakal terancam berhenti beroperasi dan berakhir pada tanggal 20 mei 2014. Hal itu disebabkan karena terjadi permasalahan kerjasama pengoperasian (Tolling Agreement) kilang minyak antara Pertamina dan PT TPPI.
Ketua Serikat Pegawai PT TPPI, Suhariyadi mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah khususnya Pertamina agar bisa mengambil alih pengelolaan PT TPPI. Aksi tersebut juga sebagai bentuk kepedulian para pegawai dalam menyelamatkan aset-aset negara. Karena sebelum dikuasai oleh pertamina, TPPI dipegang pihak swasta hingga akhirnya dipegang oleh pihak pertamina. Akan tetapi saat dipegang selama enam bulan dan akan berakhir 20 mei 2014 belum juga ada kejelasan untuk melanjutkan pengoprasian.
"Aksi ini kami tujukan kepada pemerintah agar mengambil alih TPPI, karena kilang TPPI ini cukup potensial dan bisa memproduksi premium untuk suplay kebutuhan BBM (Bahan Bakar Minyak) nasional," sambungnya
Sementara itu, sebelumnya PT TPPI Tuban mengalami kendala keuangan dan sempat berhenti beroperasi pada tahun 2011 lalu. Bahkan perusahaan pengolahan condensat tersebut juga memiliki hutang kepada negara hingga sebesar 2,4 triliun. Akan tetapi setelah terhenti selama 2 tahun, PT TPPI Tuban diambil alih pemerintah melalui Pertamina. Kemudian 1 November 2013, pengolahan PT TPPI Tuban kembali beroperasi dan merupakan bagian dari perjanjian kerjasama pengoperasian (Tolling Agreement) antara Pertamina dan PT TPPI.
Sekadar diketahui, Sesuai Tolling Agreement antara pertamina dan PT TPPI pengolahan tersebut berlangsung selama 6 bulan dan akan berakhir pada 20 mei 2014 mendatang. Namun hingga sampai saat ini kelanjuta kerjasama tersebut belum ada kepastian dari pertamina untuk melanjutkan pengoprasian kilang minyak itu.
Ratusan Pegawai PT TPPI Desak Pertamina Ambil Alih Perusahaan
TUBAN (BangsaOnline) - Ratusan pegawai PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban menggelar unjuk rasa di area pabrik Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jum'at (16/5).



