LAMONGAN (bangsaonline) -
Polres Lamongan berhasil mengungkap sekaligus menangkap dua pasangan suami isteri (pasutri) pembuang bayi yang ditemukan warga di Jalan Rumah Sakit Babat. Pembuang anak kandung itu adalah Faza Ilham Nugraha (22) dan Desi Damayanti (22) warga Kelurahan Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang, Jawa Barat.
Keduanya ditangkap di Tanggerang setelah polisi melakukan pengejaran berdasarkan hasil pendataan maraton di sejumlah tempat praktik bidan dan rumah sakit di Lamongan. Pasutri ini telah membuang bayinya yang belum berumur satu bulan pada tanggal 3 Mei lalu.
Kasubag Humas Polres Lamongan AKP Umar Dami kepada wartawan di Mapolres Lamongan mengatakan, saat ditangkap keduanya tidak bisa berkutik dan tidak melakukan perlawanan dalam bentuk apapun. Keduanya, kata Umar, ditetapkan sebagai tersangka karena sama-sama mempunyai peran saat rencana hingga eksekusi pelaksanaan membuang bayinya tersebut. "Selain mengamankan tersangka, kami juga mengamankan peralatan bayi ketika digunakan dalam persalinan,” kata Umar, Senin (12/5).
Pengakuan tersangka, bayi dibuang karena sama-sama tidak dikehendaki sejak awal oleh kedua tersangka. Sebelum lahir, mereka berdua berencana untuk menyerahkan bayinya ke orang lain yang sanggup mengadopsi hingga membiayai biaya persalinan bayinya. Namun, karena saat lahir bayi tersebut diduga mengalami kelainan fisik, yakni menderita penyakit hydrochepalus, akhirnya orang yang berencana mengadopsi bayinya tersebut membatalkan rencananya. "Akhirnya mereka memilih membuang bayinya,” ujarnya.
Selama proses transaksi untuk menjual bayinya tersebut, terang Umar, mereka menggunakan media sosial facebook sebagai sarana mereka bernegoisasi. Kini, kedua pasutri yang baru menikah siri tersebut pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolres Lamongan.
Sementara itu bayi berkelamin perempuan yang belum punya nama ini kini dalam kondisi stabil dan berada di ruang perawatan Neunotus RS Dr Soegiri Lamongan. Wadir Pelayanan Dr Eko Budiarto kepada HARIAN BANGSA menyatakan bayi yang menderita hydrosipalus ini mendapat perawatan tim medisnya. “Kondisinya makin hari makin stabil,” ungkapnya.
Bahkan bayi berkulit putih ini kini jadi primadona kalangan perawat. ”Mungkin karena ia ditelantarkan oleh ibunya namun berhasil ditangkap polisi yang membuat semua orang trenyuh,” pungkasnya.




