H Ridwan Ukir Sejarah di Tengah Keterbatasan Fisik

MOJOKERTO (BangsaOnline) – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Mojokerto, H Ridwan SH SE M. HUM mengaku cukup puas dengan apa yang ditorehkannya selama dipercaya mengemban amanat sebagai wakil rakyat periode 2009-2014.Ia telah membuktikan jika keterbatasan fisik bukan menjadi batu sandungan kala menjadi aspirator masyarakat dan menyusun konsep pembangunan daerahnya.

"Saya sudah menyampaikan aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan selama dipercaya mengemban amanat sebagai wakil rakyat. Meskipun, dalam keterbatasan fisik saya seperti ini. Dan apapun yang terjadi, saya sudah mewakili dan mengukir sejarah dari Sabang sampai Merauke dalam keterbatasan fisik," cetus Ridwan, Minggu (11/5/2014).

Politisi partai berlambang Kabah PPP ini mengungkapkan, selama perjalanan dalam dunia legislasi ini, belum ada anggota dewan seperti dirinya. "Pengukiran sejarah pada anggota Parlemen Kabupaten Mojokerto dengan keterbatasan fisik, belum pernah ada. Bahkan dari Sabang sampai Merauke,'' bebernya.

Meskipun gagal meraup suara maksimal dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu, namun Ridwan menepis anggapan tentang kandasnya karir perpolitikannya. Dengan optimistis ia menyatakan bahwa peluang maju menjadi anggota legislatif masih terbuka lebar. "Meskipun Pileg ini saya tidak mendapat suara maksimal, bukan berarti saya gagal dan karir perpolitikan saya berakhir. Lima tahun mendatang peluang untuk mencalonkan masih terbuka lebar," katanya optimis.

Pria berkumis yang merangkap jabatan sebagai Pembantu Rektor II Bidang Adminitrasi di Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto ini tidak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada segenap kepada masyarakat yang telah mendukungnya, Pemkab Mojokerto mulai dari Bupati, SKPD dan anggota DPRD lainnya. "Tak lupa kepada Allah SWT serta orang tua saya,'' pungkasnya


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: