Desak Kemenag Jatim Segera Ganti Kepala MAN II Pamekasan

Desak Kemenag Jatim Segera Ganti Kepala MAN II Pamekasan

PAMEKASAN (bangsaonline) – Berlarut-larutnya pergantian Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) II Pamekasan menimbulkan gejolak. Merespon tuntutan siswa di sekolah tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) daerah setempat mendesak Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim segera melakukan pergantian.

Desakan tersebut disampaikan Kepala Kemenag Pamekasan Muarif Tantowi. Ia meminta Kemenag Jatim segera melakukan pergantian Kepala MAN II Pamekasan demi kepentingan siswa. Kegiatan belajar-mengajar di MAN II terganggu karena maraknya aksi penolakan oleh siswa di sana terhadap kepemimpinan Taufiqi, Kepala MAN II Pamekasan.

Muarif mengatakan, pergantian kepala di sekolah itu mendesak agar tidak mengorbankan kepentingan siswa dalam belajar. Dia mengaku telah mengusulkan pergantian Kepala MAN II Pamekasan ke Kemenag Jatim.

“Kewenangan meminta kepala MAN itu pada Kanwil. Kami di Pamekasan mengusulkan saja agar Kepala MAN II Pamekasan ini ditarik saja ke Kanwil agar tidak menganggu kegiatan belajar mengajar siswa,” kata Muarif, Selasa (6/5/2014).

Usulan agar Kanwil Kemenag Jatim menarik Kepala MAN II Pamekasan Taufiqi ke Kanwil Kemenag Jatim, karena semua MA Negeri di Madura menolak penempatan Taufiqi, baik Pamekasan maupun di Sampang.

Kemelut di lingkungan MAN II Pamekasan berawal saat diangkatnya Taufiqi yang sebelumnya berstatus sebagai salah satu guru pengajar di Kabupaten Sampang, oleh Normaludin, Kepala Kemenag Pamekasan sebelumnya. Taufiqi ditentang karena pengangkatannya sebagai Kepala MAN berbau nepotisme. Taufiqi diketahui sebagai adik Normaluddin.

Selain itu, selama memimpin MAN II Pamekasan, Taufiqi tidak disukai banyak guru dan siswanya sendiri. Ia dinilai kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan MAN. Buntutnya, aksi mogok belajar dilakukan berulang-ulang oleh siswa di sana.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: