
Sedangkan 7 siswa lain mengikuti Festifal Marching Band di Thailand. Para siswa yang tergabung dalam kelompok Marching Band Semen Indonesia tersebut masing-masing 2 siswa dari SMP Negeri II Kebomas, 2 siswa dari SMP Negeri I Kebomas, dan masing-masing 1 siswa dari SMP Negeri II Gresik, SMP Negeri IV Gresik dan SMP NU Gresik.
“Tujuh siswa tersebut berangkat atas seizin pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Gresik. Sesuai izin dan agenda festival, para siswa ini akan mengikuti ujian nasional susulan yang sudah dijadwalkan secara nasional,” jelas Nadhlif, disela-sela mendampingi Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim sidak Unas, kemarin.
Kesempatan kemarin, Wabup Moch Qosim melakukan sidak di 2 sekolah, masing-masing di MTs Negeri Metatu, Cerme dan SMP Negeri I Cerme. Sidak tersebut diikuti oleh Kepala Kemenag Gresik, Drs Haris Hasanudin, Wakapolres Gresik Kompol Dolly AP. "Sidak ini untuk memastikan pelaksanaan UN SMP tidak mengalami kendala. Saya melihat UN kali ini lancar. Pengawas silang penuh dan hadir lengkap. Sedangkan pada dua sekolah yang kami kunjungi, lembaran soal juga sudah sesuai yang dibutuhkan," katanya.
Wabup saat sidak Unas di SMP Negeri I Cerme, sempat memberikan saran kepada kepala sekolah, M Natsir. Dia meminta agar menambah tabir (pembatas) pada ruang kelas, karena letak jendelanya terlalu rendah.



