Perbuatan Sodomi Pedagang Asongan, Trenyata Sudah Dilakukan Puluha

TUBAN (bangsaonline) - Setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam, kasus sodomi yang dilakukan Syawal (45) pedagang asongan penjual poster di terminal bus Kebonsari area Sunan Bonang ternyata sudah dilakukan sejak 23 tahun yang lalu.

“Perbuatan sodomi tersebut ternyata sudah dilakukan oleh pelaku sejak tahun 1991 yang lalu, setelah dari Surabaya ia berpindah ke Tuban dan ngekos di Kelurahan Baturetno. Namun pelaku ini sering berpindah-pindah kota, kadang kembali ke Surabaya,k adang ke Yogyakarta, kadang juga ke Tuban. Setiap ke daerah tersebut, ia mengaku kerap mencari korbannya,” ujar AKP Wahyu Hidayat seusai memeriksa pelaku sodomi tersebut.

Menurutnya, pelaku mulai suka tindakan sodomi tersebut lantaran ditinggal sang isteri bernama Subi Rahayu karena meninggal dunia. Dari situlah pelaku dicurigai mulai suka tindakan bejat tersebut.

“Pelaku sudah lama datang ke Tuban, terhitung sejak tahun 1991. Karena isterinya meninggal dunia, akhirnya pelaku berpindah-pindah tempat. Ia juga mengaku sempat kenal yang namanya Yoyok si pelaku sodomi saat di Surabaya. Entah karena depresi atau lingkungan dan pergaulan pelaku nekat melakukan perbuatan senonoh itu,” tambahnya.

Ditambahkan AKP Wahyu, pelaku juga mengaku kalau perbuatnnya tersebut sudah dilakukan sejak lama. Sebelum dating ke Tuban, pelaku sudah melakukan perbuatnnya itu didaerah Surabaya, Yogyakarta dan di Tuban.

“Katanya dulu pas di daerah Sunan Ampel saat masih sepi sering mangkal disana, akan tetapi saat daerah tersebut diperketat, pelaku akhirnya kerap mangkal di terminal bus Kebonsari area makam Sunan Bonang Tuban. Mulai dating ke Tuban itulah pelaku melakukan perbuatn brutalnya,’ tambahnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: