LONDON, BANGSAONLINE.com - Semakin tua tidak berarti anda harus menyerah pada aktivitas di tempat tidur. Di usia lebih dari 50 – 60 tahun, jangan sampai terjebak pada kalimat, "tidak malam ini, Sayang"
Padahal di usia ini, Anda dan pasangan tak akan pusing-pusing memikirkan alat kontrasepsi, reproduksi, takut akan hamil. Jadi…. Sebenarnya, malah menguntungkan.
Sebenarnya, dalam aktivitas hubungan suami istri itu, terdapat banyak kran obat ajaib. Hubungan suami istri akan meningkatkan metabolisme, pembakaran kalori, membangun stamina, meningkatkan fungsi otak, dan membantu menjaga kesehatan jantung.
Ingat! Pada dasarnya, hubungan suami istri teratur akan membuat hidup anda lebih indahdan sehat, dalam mengisi sisa umur.
Survei menemukan data bahwa tak ada hubungan antara umur dan hubungan suami istri.
Memang, menopause adalah bagian normal dari kehidupan bagi setiap wanita. Ini adalah titik ketika ovarium seorang wanita berhenti memproduksi estrogen dan dia tidak lagi bisa hamil, terjadi sekitar usia 50.
Bagi kebanyakan pasangan, ini disambut kabar baik. Karena, hubungan suami istri benar-benar menjadi murni untuk kesenangan. Menopause tidak harus mengurangi gairah seks, bahkan mungkin meningkatkan libido karena Anda tak lagi takut hamil.
Beberapa problem dan solusi saat menopouse.
- Perempuan akan lebih lama untukmencapai orgasme karena berkurangnya aliran darah ke vagina. Solusinya, gunakan vibrator untuk foreplya.
- Orgasme mungkin menjadi kurang sering dan kurang intens. Jangan fikirkan itu, kehidupan hubungan suami istri ini saja sudah cukup mencapai kenikmatan.
- Kekeringan vagina dapat menyebabkan wanita menolak hubungan suami istri. Jangan khawatir telah banyuak obat pelumas.
- Otot dasar panggul melemahkan. Lakukan latihan kegel.
Ingat, perempuan yang menikmati hubungan suami istri teratur, memiliki vagina sehat karena aliran darah meningkat dan memelihara dinding vagina. Seks juga meningkatkan Vitamin D dan estrogen, yang membuat kulit Anda halus dan rambut Anda lebih bersinar.
Para peneliti di Rumah Sakit Royal Edinburgh menemukan bahwa pasangan yang berhubungan suami istri, setidaknya tiga kali per minggu, terlihat rata-rata 7-12 tahun lebih muda dibanding mereka yang enggan berhubungan suami istri.
Sementara pada pria, 'manopause' diartikan tubuh mulai memproduksi lebih sedikit testosteron.
Pria mungkin melihat bahwa ereksi mereka menggantung pada sudut yang lebih rendah atau kurang kaku, dan mereka mungkin memakan waktu lebih lama untuk orgasme dan ejakulasi kurang dari sebelumnya. Meskipun perubahan ini, sebagian besar laki-laki dewasa masih menikmati kehidupan seks yang memuaskan.
Berbekal informasi yang akurat dan sikap positif, anda dan pasangan anda akan menemukan bahwa seks setelah 50 bisa lebih baik daripada saat usia muda.
Indahnya hari tua. Namun jangan lupa memperbanyak ibadah.




