Jelang Imlek, Warga Tionghoa di Sumenep Yakin Kondisi Aman

SUMENEP, BANGSAONLINE.com – Mendekati hari imlek, warga Tionghoa Kabupaten Sumenep merasa aman. Dalam perayaan hari raya itu, warga Tionghoa tidak mengkhawatirkan ancaman yang bisa saja terjadi dan dilakukan oknum masyarakat tertentu.

Pengurus Klenteng Pao Sian Lin Kong yang terletak di Desa Pabian, Kecamatan Kota, Seno Jaya Manggala, memaparkan bahwa warga Tionghoa tidak merasa was-was dengan kemungkinan yang bisa terjadi pada perayaan tahun baru Imlek yang akan dilaksanakan Senin (8/2) mendatang. Pasalnya, tiap kali perayaan Imlek yang sudah berlalu dipastikan aman-aman saja, tidak pernah terjadi gesekan apa pun.

“Pemeluk antar agama sangat toleran. Tidak hanya dalam hari raya saja, tapi dalam kegiatan ibadah sehari-hari kami saling menghormati,” terangnya, Rabu (3/2).

Meski merasa aman, Seno mengaku masih berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi, sehingga kerukunan umat beragama di lingkungan itu tidak terkoyak oleh suatu tindakan apa pun. Dan jelang imlek ini, warga Tionghoa melakukan bersih-bersih tempat peribadatan. “Perayaan tersebut akan dilakukan secara sederhana,” ujar Seno.

Lokasi Klenteng Pao Sian Lin Kong cukup menarik, karena diapit rumah ibadah agama lain. Persis di depan Klenteng ada sebuah masjid. Dan di sebelah barat Klenteng terdapat gereja.

Pengurus Masjid Baitul Arham yang letaknya tak jauh dari Klenteng, Sadik, juga memaparkan bahwa kerukunan umat beragama di desa itu sangat tinggi. Meski terdapat 3 tempat peribadatan karena berlainan agama, warga setempat tetap saling menghargai dan mengormati satu sama yang lain. ”Selama bertahun-tahun di antara kami tidak pernah terjadi gesekan apa pun,” terangnya.

Sadik yakin, konflik akibat perbedaan agama tidak akan terjadi di wilayah itu. Karenanya, tiap umat agama yang berbeda keyakinan dipastikan tidak akan dihantui kekhawatirkan selama menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya. “Saling menghormati ini akan senantiasa kami jaga. Persoalan keimanan bukan hak kita untuk mencampurinya,” tandasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: