
TUBAN (bangsaonline) - Beredarnya video mesum salah satu siswi SMP di Tuban seminggu ini diresahkan masyarakat, khususnya para orang tua. Mereka berharap video tak senonoh tersebut segera dicegah peredaranya lebih luas.
Video mesum berdurasi 26 menit 8 detik itu telah menyebar luas. Sebagian besar warga di 20 kecamatan wilayah Tuban telah menontonnya video tersebut melalui handphone seluler.
Bahkan para warga yang cangkruk di warung kopi kerap membahasnya. Disisi lain mereka prihatin, namun tak jarang kerap dijadikan bahan candaan. Hal itu sungguh memprihatinkan bagi para orang tua diwilayah Tuban.
"Orang-orang sini sudah dapat (video mesum pelajar) seminggu lalu," ujar Saris (45) warga Kecamatan Bancar Tuban, saat dihubungi Sabtu (26/4/2014).
Arif menambahkan, melihat penyebarannya yang sudah merata dan gampang didapat maka membuat sejumlah orang tua resah. Mereka khawatir video itu sampai di tangan putra-putrinya yang masih berusia remaja dan labil. "Saya prihatin, tapi kekhawatiran terbesar saya adalah penyebarannya yang sudah merata ke seluruh Tuban," tandasnya. "Ini (penyebaran video mesum) harus segera dicegah. Kalau sampai ditonton anak-anak kan bahaya. Apalagi saya juga punya anak yang masih sekolah," lanjutnya.
Para orang tua berharap, pihak kepolisian segera turun tangan untuk mengungkap dan mencegah peredaran video mesum tersebut. Sebab bila dibiarkan menyebar luas ditakutkan bisa meracuni pikiran remaja. "Sampai terjadi seperti ini berarti ada sistem yang salah dalam mendidik pelajar. Mungkin pendidikan moral dan agama perlu ditingkatkan agar tidak terulang lagi," harapnya singkat.
Sekadar diketahui, sebelumnya telah beredar video mesum di masyarakat Tuban. Video diduga diperankan sisiwi kelas 3 SMP dengan sang pacar yang diketahui merupakan penjaga warnet berusia 22 tahun. Dalam video itu keduanya melakukan hubungan intim layaknya suami istri di sebuah ruangan.



