SARBUMUSI : Indonesia Pelopor Gerakan Buruh di Asia

SURABAYA (bangsaonline) - Kaum buruh di Indonesia menjadi pelopor gerakan perburuhan di Asia. Dalam catatan sejarah disebutkan, gerakan perburuhan di Indonesia menggaung sejak tahun 1918. Di tahun ini, para buruh pertama kalinya memperingati Hari Buruh Internasional atau MayDay.

Demikian catatan disampaikan oleh Idris Ismail, Ketua DPW Sarbumusi Jawa Timur, dalam acara refleksi May Day, "Kemerdekaan bagi Buruh tetap dalam Koridornya dan Ikut Menjaga Stabilitas Keamanan", yang dilaksanakan Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Jatim di UIN Sunan Ampel Surabaya, Jumat (25/4/2014).

Idris menjelaskan, gerakan buruh bermula ketika terjadi diskriminasi pembayaran upah dan waktu kerja di Eropa ratusan tahun silam. Pada tahun 1800an, jelas dia, industru di Eropa mulai tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan industri ini ditunjang dengan pengerahan pekerja yang dipaksa bekerja 12-16 jam dalam sehari. Itu juga terjadi di Amerika.

"Tapi kondisi ini tidak ditunjang dengan upah yang layak, sehingga kaum buruh mengalami penderitaan," kata Idris. Penderitaan yang dialami ini kemudian memunculkan gerakan perlawanan buruh di Eropa dan Amerika.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: