Antisipasi Kecurangan, KPU Jatim Siapkan Pemantau di Tiap TPS

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito menyampaikan antisipasi adanya kecurangan dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Antisipasi dilakukan dengan menyiapkan tujuh orang Koalisi Pemantau Pemilu (KPP) dan dua orang petugas di tiap-tiap TPS. Namun demikian, dia tidak bisa menjamin, Pilkada serentak nanti bebas dari ancaman kecurangan.

“Namanya kecurangan, bisa saja terjadi. Di manapun dan kapanpun. Bahkan seketat apapun pengawasan itu. Tetapi bukan berarti ini dibiarkan begitu saja,” kata Eko

Karena itu, sejak beberapa hari lalu pihaknya melakukan pembelakan terhadap seluruh penyelenggara pemilu ditingkat kabupaten/kota, terkait antisipasi potensi kecurangan tersebut. “Nah, kemarin, giliran masing-masing KPU meneruskannya ke panitia di tingkat kecamatan dan TPS,” tukas dia.

Eko menambahkan, segala hal yang menjadi domain KPU dan panitia harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Selebihnya, menjadi tanggung jawab dan wewenang panitia pengawas (Panwas). “Ingat ini adalah kali pertama penyelenggaraan pilkada serentak. Tentu ada banyak hal yang perlu diwaspadai,” lanjut dia.

Sementara itu, disinggung mengenai kesiapan logistik, Eko mengaku tidak ada masalah. Bahkan temuan sejumlah surat suara yang rusak juga sudah diganti oleh pihak percetakan. “Ada laporan di beberapa daerah surat suara yang dikirim rusak. Tetapi semua sudah diganti. Saya tidak hapal jumlahnya. Tetapi ini sudah klir,”imbuh dia. (mdr/ns)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: