
KEDIRI (bangsa online) - Bentrok dengan sejumlah warga, kelompok perguruan silat SH Teratai mengamuk, akibatnya bus berisi peziarah yang menuju makam Gus Miek di Desa Jabang Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Jumat dini hari (25/4) dirusak. Tak hanya bus, para pesilat itu juga merusak toko milik warga di sekitar Pasar Jabang.
Informasi yang dihimpun, kejadian perusakan terjadi diduga ketidak puasan SH Teratai usai pertemuan Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) di Lapangan Jabang Kecamatan Mojo. "Informasi awal yang saya terima merasa tidak terima dengan pembubaran massa SH, akhirnya berulah dengan merusak bus peziarah yang menuju makam Gus Miek dan juga merusak toko yang ada di Pasar Jabang," kata seorang warga, Jumat (25/4) pagi.
Aksi perusakan memicu kemarahan warga, dengan senjata tongkat, pedang dan senjata lainnya warga mengejar massa SH yang telah membuat keonaran di wilayahnya. Kejadian tersebut langsung mendapat tanggapan dari aparat keamanan yang menerima laporan terjadinya kerusuhan tersebut.
Dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota, AKBP Budhi Herdi S, ratusan aparat kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan dan mengejar massa SH yang telah membuat kerusuhan.
Kasubag Humas Polres Kediri Kota, AKP Siswandi, mengatakan menjelaskan saat ini anggotanya sedang siaga di sekitar lokasi kejadian dan sebagian mengejar massa SH yang membuat kerusuhan. "Berkat kerjasama dengan masyarakat, suasana saat ini sudah kondusif," kata Siswandi.
Dari pengamanan itu, kata Siswandi, pihaknya telah mengamankan seorang yang diduga pelaku pengrusakan, dan saat ini masih meenjalani pemeriksaan. "Satu pelaku sudah kita amankan guna proses penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga mengamankan 5 sepeda motor yang diduga milik para pelaku yang ditinggalkan pemiliknya. "Selain motor, kami juga mengamankan bus milik rombongan peziarah yang kondisinya rusak," pungkasnya.



