
BLITAR (bangsaonline) - KPU Kabupaten Blitar akhirnya menyepakati Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS Dusun Klepon, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. PSU akan dilaksanakan padaJumat (25/4/2014) mendatang.
Hari ini (23/4/2014) KPU Kabupaten Blitar akan menggelar rapat dengan mengundang seluruh perwakilan partai politik. "Iya sesuai instruksi KPU Propinsi dan Bawaslu Propinsi Jatim, kita akan resmi akan menggelar PSU. Jadwalnya Jumat besok (25/4), " ujar anggota KPU Aminudin Fahruda.
Sebelumnya, masalah PSU di TPS satu, empat, tujuh dan delapan Desa Sidodadi menjadi polemik. KPU Kabupaten Blitar menolak rekomendasi yang dikeluarkan Panwascam Garum.
Dengan alasan tidak rekomended, KPU meminta rekom Panwaskab. Namun Panwaskab Blitar berdalih rekom panwascam sudah cukup untuk melaksanakan PSU. Permasalahan berakhir setelah Bawaslu Provinsi Jatim turun tangan menegaskan rekom Panwascam Garum sah secara yuridis untuk melaksanakan PSU.
Menurut Aminudin ada sebanyak 1.171 surat suara (sesuai DPT) plus dua persen yang disiapkan untuk PSU Jumat (25/4) mendatang. Surat suara yang berasal dari bantuan KPU Provinsi tersebut akan berstempel khusus logo PSU. "Semua logistik telah siap untuk pelaksanaan PSU," jelasnya.
Seperti diketahui, Kecamatan Garum berada di dapil II, yakni tergabung dalam zona pemilihan dengan Kecamatan Nglegok, Talun, Sanankulon dan Selopuro. Dalam siaran langsung di RadioPersada FM Pemkab Blitar Ketua KPU Kabupaten Blitar Miftachul Huda mengatakan sangat mungkin terjadi perubahan kursi di DPRD. PSU, kata Huda akan mengubah perolehan suara mulai tingkat DPRD II, DPRD I hingga DPR RI. "Begitu juga dengan hasil rekapitulasi surat suara KPU yang dilakukan 19-20 April tentunya juga akan berubah," ujarnya.
Mengenai para petugas KPPS yang menjadi sumber masalah, yakni mengarahkan, mengintimidasi dan berjaga dibelakang bilik suara saat pemilih mencoblos, diakui Huda tidak akan diganti. Sebab, waktunya sudah tidak memungkinkan. Ia berharap proses PSU bisa berjalan dengan baik dan lancar, termasuk tingginya tingkat kehadiran pemilih. "Semoga PSU ini adalah yang terakhir dan bisa berjalan dengan lancar, "pungkasnya.
Secara terpisah Ketua Panwas Kabupaten Blitar Edi Nurhidajat mengatakan PSU yang berlangsung di Desa Sidodadi Jumat (25/4) mendatang adalah pembelajaran demokrasi. Karenanya kepada semua pihak yang berkepentingan ia menghimbau untuk melangkah sesuai koridor aturan yang berlaku. "Ini pendidikan politik, pembelajaran demokrasi. Dalam pelaksanaan nanti kita akan mengerahkan seluruh petugaskecamatan (PPK) setempat dan kecamatan. Semua TPS akan kita tempatkan petugas lapangan (PPL)," ujarnya.



