5 Calhaj Lumajang Gagal Berangkat

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Lima calhaj asal Lumajang gagal berangkat. Muhammad Mudhofar, Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Lumajang mengatakan, kelima calhaj yang gagal tersebut disebabkan tiga orang meninggal dunia, satu orang sakit parah, dan seorang lagi sedang berada di luar negeri, sebagai tenaga kerja indonesia (TKI).

“Semula ada 916 calhaj, terus yang tiga di antaranya setelah menyelesaikan proses pelunasan ternyata meninggal dunia, satu jamaah sakit dan kemarin diputuskan tidak bisa ikut rombongan, terus satu lagi kemarin dikabarkan belum pulang dari Hongkong, dia sebagai tenaga kerja, jadi proses administrasinya selesai," kata dia.

Sementara, Ponisah alias Bu Temo (64) mempertahankan tradisi. Warga Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang ini, berangkat dengan jalan kaki dari rumahnya menuju tempat pemberangkatan calhaj, di Stadion Semeru Lumajang. Dia diiringi musik hadrah, dan sepanjang jalan kampung, berdiri sanak keluarga dan tetangga, untuk memberikan jabat tangan, serta doa agar menjadi haji mabrur.

Tradisi setempat, mengiringi calon jamaah haji dengan musik hadrah, bertujuan untuk mendoakan calon jamaah haji agar selamat sampai mekkah, hadrah tersebut juga dipercaya dapat memberikan barokah bagi siapapun yang bersolawat akan segera naik haji juga.

“Jika saudara atau tetangga yang mau berangkat haji, biasanya kita iringi dengan musik albanjari (hadrah)," kata Fauziyah, satu personel Al Banjari. (ron/ros)